Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Tuesday, 31 March 2009

REKOMENDASI TRADER

Title : IHSG (1417.09) - Buy on Weakness

Kemarin mengakhiri momentum bullish dengan full candle dan menembus
support kuat di 1438. Support psikologis penting di 1400 akan coba ditembus
dengan tahanan support berikutnya di 1374.
Rekomendasi beli jika Indeks bergerak di bawah 1400.

Trading Range: 1374 - 1472


Title : BBCA (Rp 3.075) - SELL

Mengakhiri momentum bullish setelah gagal bertahan di atas level 3150.
Berpeluang terkoreksi untuk konsolidasi dengan bearish confirmation jika
menembus level 3000. Target support berikutnya di level 2750 dan 2525.
Rekomendasi beli di bawah level 2750.

Trading Range: 2525 - 3150


Title : LSIP (Rp 3.275) - Buy on Weakness

Kemarin melemah signifikan dan sekaligus menembus support penting di 3450.
Masih menyisakan momentum bearish dengan support berikutnya di 3200 dan 3050.
Rekomendasi beli dibawah 3200 seiring telah memasuki Oversold area.

Trading Range: 3050 - 3600


Title : ANTM (Rp 1.130) - SELL

Momentum bullish telah berakhir setelah gagal menembus level 1160 dan
dead cross pada Stochastic-S. Berpeluang memasuki trend bearish jangka
pendek dengan target support pertama di 1100 dan 1040.
Rekomendasi beli dibawah level 1070.

Trading Range: 1040 - 1160

RUMOR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR Investor Daily 31 Maret 2009

INVESTOR asing dikabarkan akan mengakumulasi saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Bahkan, kata sumber Investor Daily, beberapa sekuritas asing telah merekomendasikan strong buy INDF. Harga INDF berpotensi menuju level Rp 1.250 dalam jangka pendek.

market comment

Title : Market Comment: ISX - Rawan profit taking
Money not enough, ini lah sebutan untuk perusahaan US yang terus meminta bailout dari permerintah US.
Saham-saham di Wall Street kembali berjatuhan, setelah dua raksasa otomotif AS, General Motors (GM)
dan Chrysler semakin berpotensi untuk bangkrut. Dow (-3,3%) 7.522,02, S&P 500 (-3,48%) 787,53
dan Nasdaq (-2,81%) 1.501,80. Sentimen negatif datang setelah Presiden Barack Obama memberikan
deadline kepada 2 produsen otomotif itu untuk memperbaiki rencana restrukturisasinya agar mendapat
bantuan pemerintah. Pada perdagangan kemarin,. Saham-saham sektor finansial kembali mendapatkan
tekanan setelah Spanyol, Jerman dan Inggris kembali mengambil alih bank. Saham Citigroup
turun 11,8%, Bank of America merosot 17,9%.

Minyak dunia kembali dibawah $50/barel dan Gold tertahan di level $915/oz. Commoditas
lainnya: Nickel -3%, Tin -1% dan CPO -1,6%. Pagi ini regional rata-rata menguat tipis,
Nikkei +1,4% dan Kospi +1,6% dan ASX 200 -0,4%.

BERITA GLOBAL

Berita

Minyak Kian Payah, di Bawah US$ 50

Harga minyak kembali mengalami tekanan setelah pada perdagangan Senin (30/3) harus turun di bawah US$ 50 per barel akibat menguatnya dolar dan jatuhnya kinerja Wall Street.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

MAPPI Akan Nilai Ulang Akuisisi BUMI

Bapepam-LK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) akan menjadi penilai independen akuisisi tiga perusahaan oleh unit usaha PT Bumi Resources Tbk senilai Rp6,18 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bank BUMN Kinclong, Likuiditas & Modal Tantangan Tahun Ini

Bank-bank milik pemerintah mencatatkan kenaikan bisnis yang signifikan pada 2008 di tengah hempasan krisis finansial yang mulai terasa pada paruh kedua tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Minyak Menuju USD47 per Barel

Harga minyak kembali mengalami tekanan ke level USD49 per barel, pada perdagangan Senin (30/3/2009) waktu setempat. Pemicunya, penguatan mata uang dolar Amerika serta sentimen negatif kinerja Wall Street yang anjlok 254 poin.

Nikkei Terangkat 26,80 Poin di 8.262,88

Saham pembiayaan konsumen Jepang melemah dimotori oleh Orix Corp, sementara itu saham produsen mesin menanjak.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Minyak Naik 0,5% Jadi US$48,66 per Barel

Minyak mentah naik untuk pertama kali dalam 3 hari setelah saham-saham AS menghapus sejumlah kerugian setelah lantai perdagangan tutup kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bursa AS Turun Terbesar Dalam 3 Pekan

Bursa AS turun terbesar dalam 3 minggu setelah pemerintahan Obama memperingatkan sejumlah bank akan membutuhkan bantuan pemerintah serta General Motors Corp and Chrysler LLC memiliki kesempatan terakhir untuk restrukturisasi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bursa Asia Jungkalkan Rupiah, Yen dan Dolar AS Menguat Terhadap Euro

Rupiah terjungkal melewati level Rp11.700 per dolar AS, menyusul runtuhnya saham-saham di bursa Asia. Jatuhnya saham negara-negara berkembang terkait dengan kekhawatiran bahwa bank-bank di AS akan memicu kerugian lagi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Minyak Sawit Melorot

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) di bursa Malaysia anjlok pada perdagangan hari kedua menyusul melemahnya harga minyak mentah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Reverse Repo Rp130 Miliar Dibayar, Permintaan Obligasi Danareksa Mencapai Rp190 Miliar

PT Danareksa Sekuritas menerima penyelesaian transaksi reverse repo dari sejumlah nasabah senilai total Rp130 miliar pada bulan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

GM-Chrysler Berpotensi Bangkrut, Wall Street Langsung Mengkerut

Saham-saham di Wall Street kembali berjatuhan, setelah dua raksasa otomotif AS, General Motors (GM) dan Chrysler semakin berpotensi untuk bangkrut.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Inflasi Maret Diprediksi Stabil, BI Rate Berpeluang Turun Lagi

Ekonom memperkirakan inflasi bulanan pada Maret 2009 stabil dalam kisaran 0,1%-0,5% seperti kenaikan harga pada bulan sebelumnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Menyakitkan! Dow Jones Jatuh 254 Poin

Rally di Wall Street selama Maret akhirnya terhenti Senin (30/3) setelah pada akhir pekan lalu indeks juga terpangkas akibat aksi ambil untung.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.


Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS ke 11.590

Rupiah pagi ini berada di posisi 11.590 terhadap dolar AS atau melemah dari level kemarin yang tercatat di 11.495.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Euro Stoxx 50 Tenggelam 5,1% Sentuh 2.010,61

Dow Jones Stoxx 600 tertekan 3,8% menjadi 170,45. Sedangkan indeks Dow Jones Stoxx 50 terbenam 4% ke posisi 1.750,89. Euro Stoxx 50 Index, yang menjadi patokan bagi sejumlah negara pengguna euro, tenggelam 5,1% sentuh 2.010,61.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BBRI Cetak Laba 2008 Rp 5,9 Triliun

Selama lima tahun terakhir kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menunjukkan peningkatan yang terus menerus. BRI di tahun 2008 menempatkan posisi sebagai bank pencetak laba terbesar di tanah air.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

ISAT Siapkan Capex US$ 600 Juta

PT Indosat Tbk (ISAT) menyiapkan dana sekitar US$ 600 juta atau setara Rp 6,6 triliun untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) 2009. Angka itu kemungkinan bertambah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

CPRO Optimistis Bapepam Bertindak Bijaksana

Manajemen PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) optimistis, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan bijaksana dalam menyelesaikan penerbitan saham baru (rights issue) perseroan senilai Rp 1,7 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Rupiah Tersengat Sentimen Negatif

Rupiah bisa tersengat sentimen negatif anjloknya pasar saham global. Mata uang lokal ini sulit menyusuri zona positif karena tekanan eskternal yang dalam membuat investor pilih memegang dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Bapepam-LK dan BEI Periksa Kembali Akuisisi BUMI

Lama tak terdengar kabarnya, PT Bursa Efek indonesia (BEI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) kembali melanjutkan pemeriksaan akuisisi tiga perusahaan tambang batubara oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Kini, Bapepam-LK dan BEI bersepakat menunjuk Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) sebagai penilai independen akuisisi BUMI.

2009, ISAT Anggarkan Belanja Modal Rp 6,9 T

Perusahaan halo-halo PT Indosat Tbk (ISAT) tahun ini menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 6,9 triliun. Indosat berniat memakai capex sebanyak itu untuk mengembangkan tiga lini bisnis mereka, yaitu telepon seluler, data tetap, dan telepon tetap (fixed line).

Pemerintah Pastikan IIFF Bakal IPO

PT Indonesia Infrastructure Financing Facility (IIFF) adalah perusahaan yang akan membiayai proyek-proyek infrastruktur Pemerintah RI. Secara resmi, perusahaan ini juga belum terbentuk. Namun, Pemerintah sudah memastikan, IIFF akan menjual sebagian sahamnya ke pasar modal melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Perbankan Mulai Mempertebal Pencadangan

Krisis keuangan menjadi alasan para bankir berhati-hati. Pengelola bank-bank besar menyiapkan biaya pencadangan dalam jumlah besar untuk mengantisipasi kerugian akibat krisis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Monday, 30 March 2009

RUMOR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR Investor Daily 30 Maret 2009

PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) dikabarkan akan membagi dividen besar untuk tahun buku 2008. Menurut sumber Investor Daily, pembagian dividen tersebut karena laba bersih perseroan naik sekitar 100%. Di samping itu, kata dia, adanya rumor yang beredar mengenai rencana masuknya investor baru pada struktur kepemilikan saham perseroan juga bakal berdampak positif terhadap kinerja dan harga saham.

REKOM TRADER

Title : UNVR (Rp 7.800 -7900) - BUY

Bergerak dalam Channeling kuat di 7800 - 8250. Mendekati support channeling
dan berpeluang kuat rebound dengan target resistance pertama di 8150 dan kedua di 8250.

Trading Range: 7900 - 8250

MARKET Comment

Title : Market Comment : JCI Hit 5 Months High...!
Liburan kemarin membawa berkah bagi bursa Indonesia, dengan tidak terfaktorkannya sentimen positif pada
libur kemarin seperti penguatan Dow, Naiknya harga minyak dan optimisme meredanya krisis finansial dunia.
Hal ini membuat bursa Indonesia mampu bertahan di teritori positif meski beberapa bursa Asia mengalami profit taking.
Nikkei -0.11%, KOSPI -0.5%, STI -0.7%, HSI +0.07% dan AORD +0.8%.

Investor terlihat mempertahankan optimisme di lantai bursa dengan melakukan akumulasi beli pada beberapa
saham blue-chip di bursa Indonesia. Hal ini membuat IHSG berhasil melejit 3% hari ini dan ditutup di level 1462.7,
tertinggi dalam 5 bulan terakhir. Trading value cukup meyakinkan dengan mencapai Rp2.2 triliun dimana investor
asing mengambil porsi sekitar Rp1.25 triliun atau sekitar 57% dan membukukan net-buy sekitar Rp364.6 miliar.

Beberapa saham blue-chip dengan kapitalisasi besar menjadi target akumulasi investor sehingga menguat
signifikan dan menjadi penopang penguatan indeks akhir pekan ini. TLKM +7%, ASII +3.6%, BBCA +0.7%,
UNVR +0.6%, UNTR +6.2%, PTBA +3.6%, INCO +5.6%, AALI +5.5% dan BBRI +2.2%. Sementara BUMI hari ini
kembali meneruskan penguatannya +5% dan ditutup di level 840, tertinggi sejak awal tahun.

Beberapa saham yang melemah antara lain LTLS yang terkena aksi profit taking -3%, MPPA -5%, JSMR -1%,
dan CTRP -0.6%.

Untuk pekan depan, Investor akan kembali mengekspektasikan pergerakan laju inflasi, BI Rate dan data-data
ekonomi seperti Ekspor-Impor dan cadangan devisa. Namun sentimen dari bursa US dan Regional masih
akan mempengaruhi indeks. Secara teknikal indeks telah berada di area Overbought sehingga cukup rawan koreksi.
berinvestasi.
dengan memilih perusahaan yang potensial

ANALISA SAHAM

Analisa

Cermati ELTY, APEX, KAEF, INAF, BRPT, INDY

Pergerakan harga saham sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia hari ini, Senin (30/3) setidaknya akan terpengaruh aksi korporasi, kondisi keuangan juga berita-berita seputar perusahaan seperti ELTY, MIRA, APEX, TOTL, KAEF, INAF, BRPT, DAVO dan INDY.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Investor Saham Mulai Berani Ambil Risiko

Transaksi saham di lantai Bursa Efek Indonesia terus meningkat yang menunjukkan investor saham mulai berani membeli saham-saham setelah sebelumnya lebih banyak tiarap.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Ada Potensi IHSG Gerak di 1.480-1.500

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin ini (30/3) diproyeksikan masih dalam tahap konsolidasi dengan kecenderungan menguat di kisaran 1.480-1.500.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

BERITA GLOBAL

Berita

Wuih! OSK Nusadana 'Runner-Up' MKBD

PT OSK Nusadana Securities menyodok ke posisi kedua sebagai perusahaan sekuritas yang memiliki Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) terbesar, selain Amantara Sekuritas dan Credit Suisse.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Hebat! Pendapatan BRPT Melesat

Sepanjang 2008, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 98% dibandingkan kinerja 2007.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Mantap! SMCB Tetap tidak akan PHK

Di tengah semakin lesunya perekonomian global yang berimbas terhadap perekonomian Indonesia, sejumlah perusahaan telah melakukan berbagai upaya untuk bertahan hidup.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Trio Astra Sudah 'Overbought'?

Sejumlah pemegang saham trio Astra, yang meliputi Astra International (ASII), Astra Agro Lestari (AALI) dan United Tractors (UNTR) sepertinya akan mulai bertaruh mencari gain dari tiga saham yang sangat jumawa dalam sepekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Sepertinya BUMI akan Menyerah

Setelah menikmati penguatan cukup signifikan hingga melampui level Rp 800, saham Bumi Resources (BUMI) sepertinya akan mengalami tekanan pada perdagangan Senin (30/3).

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Laba INDY Melonjak 369%

PT Indika Energy Tbk (INDY) berhasil membukukan laba bersih menjadi Rp1,084 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya Rp264,96 miliar. Pelonjakan tersebut tercatat sebesar 369,4 persen.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Laba BTEL Turun 5,1%

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mencatatkan kerugian laba bersih tahun 2008 hingga 5,168 persen menjadi Rp136,812 miliar, jika dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp144,268 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com


Merger BUMN Farmasi Belum Jelas

Kementerian BUMN belum bisa menjamin rampungnya merger antara PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk, sehingga aksi korporasi itu hingga kini belum jelas.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Dividen TOTL Berkisar 30%-50%

PT Total Bangun Persada Tbk berencana membagikan dividen sebesar 30% hingga 50% dari laba perseroan tahun lalu yang mencapai Rp17,38 miliar. Jumlah ini setara Rp5,21 miliar hingga Rp8,69 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

MIRA & APEX Kaji Merger, Pendapatan 2008 Diperkirakan Melonjak Menjadi Rp1,19 Triliun

PT Mitra Rajasa Tbk mengkaji merger dengan PT Apexindo Pratama Duta Tbk setelah perusahaan pengeboran itu membeli seluruh saham publik dalam perpanjangan penawaran tender.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba VRNA Melonjak

PT Verena Oto Finance Tbk mencatatkan laba bersih pada tahun lalu mencapai Rp11,9 miliar, naik hingga 86% dibandingkan dengan perolehan 2007 yakni hanya Rp6,4 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

G20 Sepakat Tolak Proteksionisme

Stimulus diyakini akan menyumbang pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk menciptakan lapangan kerja. Namun G20 sepakat untuk menolak proteksionisme pasar dalam menghadapi krisis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Industri Benih Menggeliat, Para Produsen Terus Kucurkan Dana Investasi

Geliat pasar industri benih di Tanah Air-terkait dengan penyediaan bahan baku pangan-di tengah krisis ekonomi global tak terbendung. Produsen terus berlomba memperluas pasar, termasuk oleh perusahaan multinasional.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba Bersih TOTL Tergerus 208%

Laba bersih yang dihasilkan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) pada tahun 2008 lalu tergerus sebanyak 208 persen menjadi Rp17,383 miliar dari tahun 2007 sebelumnya, yakni sebesar Rp53,56 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Rupiah Bisa Menguat ke Rp 10.000/US$

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diproyeksi akan terus menguat hingga di kisaran Rp 10.000 - Rp 11.000. Gelontoran stimulus AS akan menambah suplai dolar di pasaran.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance

Harga Minyak akan Bertahan di US$ 50/Barel

Harga minyak dunia diperkirakan akan bertahan di kisaran US$ 50 per barel hingga akhir semester I-2009. Harga ini lebih tinggi dari awal tahun yang ada di kisaran US$ 40-45 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance

Waspada, Harga Emas Turun Lagi

Setelah menyentuh level tertingginya, harga emas berjangka, sepekan ini terpantau anjlok. Rencana penanggulangan aset bermasalah perbankan oleh pemerintah AS diyakini mampu menggerakkan kredit perbankan dan ekonomi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com


Rupiah Kumpulkan Sentimen Positif

Rupiah masih terus mengumpulkan sentimen positif untuk bisa melaju ke zona penguatan. Ada dua faktor yang jadi perhatian investor pekan ini pengumuman inflasi dan rapat dewan gubernur (RDG) BI.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Tertekan ke 11.495 per Dolar AS

Posisi mata uang rupiah tercatat di 11.495 per dolar AS, atau melemah dari level akhir pekan lalu di 11.480.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

MSCI Asia Pacific Index Turun 0,5%

Bursa Asia turun pagi ini untuk pertama kali dalam 6 hari terakhir setelah harga-gara komoditas anjlok dan spekulasi pulihnya sektor perbankan bakal tertunda.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

S&P/ASX 200 Index Australia turun 0,6%

Bursa Australia dan berjangka Jepang turun akibat prospek pendapatan perusahaan komoditas dan finansial masih gelap.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kepercayaan Pasar Apresiasi Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan valas Senin (30/3) berpotensi melanjutkan penguatan, bahkan menembus level di bawah 11 ribu per dolar AS. Namun karena tingginya volatilitas mata uang lokal ini, BI pun diharapkan siaga di pasar.

Peluang Rupiah Menguat Terbuka Lebar

Rupiah masih memiliki potensi untuk mengalami penguatan kembali. Hal ini didukung oleh cadangan devisa yang dimiliki Bank Indonesia (BI) mencapai USD53,7 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

RUPS BNGA Hari Ini Setujui Perubahan Direksi

PT Bank CIMB Niaga Tbk hari ini akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) dengan salah satu agenda pembahasan persetujuan atas perubahan susunan direksi dan komisaris perusahaan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Diperkirakan, Rasio Utang Terhadap PDB Mencapai 32%

Pemerintah memprediksi, rasio total utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2009 akan mencapai lebih dari 32%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Laba INDY Melonjak 309%

PT Indika Energy Tbk selama 2008 berhasil membukukan laba bersih Rp1,08 triliun, melonjak 309,38% dibandingkan dengan laba pada 2007 sebesar Rp264,97 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Peringkat DAVO Terancam

Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service menetapkan review dengan kemungkinan menurunkan peringkat PT Davomas Abadi Tbk yang saat ini berada di level B2.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Friday, 27 March 2009

REKOMENDASI TRADER

Saham2x Property..
akan di gerakkan oleh beberapa investor asing..
koleksi saham2x property untuk hari ini..

RUMOR ( TRADER )

Rumor

Rumor Pasar Investor Daily 27 Maret 2009

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dikabarkan akan membiayai proyek monorel di Jakarta. Menurut sumber Investor Daily, perseroan menggandeng investor dari Jepang, Marubeni Corporation. Sektor tersebut juga dapat stimulus infrastruktur dari pemerintah.

Analisa IHSG

IHSG Berpotensi Naik, Investor Beli Selektif

IHSG hari ini berpotensi bergerak mix dengan kecenderungan naik, sejalan pergerakan indeks di bursa regional dan global. Investor diperkirakan kembali melakukan pembelian selektif terhadap sejumlah saham unggulan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

REKOMENDASI ETRADING

Title : INDF (Rp 990) - SELL

Telah menguat signifikan selama 4 hari berturut-turut dan kemarin mengakhiri
bullish momentum dengan doji di harga 990. Berpeluang kuat terkoreksi dengan
bearish confirmation di level 960 dan support berikutnya di 900.
Rekomendasi beli dibawah level 900.

Trading Range: 880 - 1030


Title : BDMN (Rp 3.000) - SELL

Momentum penguatan selama 4 hariberturut-turut diakhiri dengan doji setelah gagal
menembus resistance kuat di 3075. Berpeluang terkoreksi dengan bearish confirmation
jika menembus level 2925. Target support berikutnya di 2700 dan 2575.

Trading Range: 2575 - 3075



Title : JSMR (Rp 930) - Sell on Strength

Berada dalam momentum bullish meski penguatan akan terbatas seiring telah
memasuki Overbought area. Berpeluang mencoba resistance kuat 960 dengan
rekomendasi jual di level ini. Support pertama di 910 dan kedua di 880.

Trading Range: 860 - 960


Title : UNVR (Rp 7.900) - BUY

Bergerak dalam Channeling kuat di 7800 - 8250. Mendekati support channeling
dan berpeluang kuat rebound dengan target resistance pertama di 8150 dan kedua di 8250.

Trading Range: 7900 - 8250



BERITA GLOBAL

Berita

SING Ganti Usaha

PT Singer Indonesia Tbk, distributor mesin jahit bermerek Singer, akan beralih bisnis ke jasa penjualan dan perdagangan bandwidth dan mengubah nama menjadi PT Singleterra Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Utang Korporasi Ganjal Rupiah, Kondisi Ekonomi AS Jadi Patokan

Kebutuhan korporasi terhadap dolar AS untuk pembayaran impor dan utang luar negeri pada akhir bulan sempat menjungkalkan rupiah kembali ke atas level Rp11.500 setelah mencatat penguatan sejak sepekan terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emas Mulai Dekati Titik Imbang

Membaiknya pasar modal global dan Asia khususnya menyusul sentimen positif pasar terhadap upaya Pemerintah AS untuk membersihkan toxic akan meruntuhkan pamor emas sebagai safe haven.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

CPO Masih Diminati

Permintaan terhadap minyak sawit (crude palm oil/cpo) masih relatif cukup baik meskipun terjadi resesi ekonomi global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

JSMR Raih Kredit Rp8 Triliun, Penyertaan Saham di Anak Usaha Hingga Rp2,4 Triliun

PT Jasa Marga Tbk (Persero) meraih pinjaman perbankan melalui anak perusahaannya, PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) dan PT Jakarta Lingkar Barat (JLB), senilai Rp8 triliun guna pengembangan kedua konsesi jalan tol itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BBCA Perluas Jaringan Prioritas

PT Bank Central Asia Tbk menambah jaringan layanan untuk nasabah Prioritas ke-123 di cabang utama Thamrin, Jakarta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bea Keluar Sawit Tetap 0%

Bea keluar (BK) minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk periode April 2009 sebesar 0% menyusul harga rata-rata komoditas itu selama sebulan sebelumnya di CIF Rotterdam sebesar US$558,38 per ton.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Inflasi Maret Diprediksi Stabil

Pemerintah mencatat pasokan bahan pangan sepanjang bulan ini tetap terjaga sehingga rasio antara permintaan dan penawaran cenderung normal, tetapi untuk beberapa komoditas pangan ada sedikit kenaikan harga.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pemerintah Tidak Dapat Intervensi Harga Semen

Departemen Perindustrian menegaskan tidak dapat melakukan intervensi ataupun menetapkan patokan harga semen karena penentuan harganya didasarkan pada mekanisme pasar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ANTM-KS Investasi Rp700 Miliar, Proyek Bijih Besi Akan Gandeng Pemda

PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan PT Krakatau Steel akan menggandeng pemerintah daerah untuk terlibat pengembangan proyek bijih besi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, yang beroperasi pada 2011.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.



Kinerja INDF di 2008 Stagnan

Kinerja Indofood sepanjang tahun lalu terbilang stagnan. Hal itu dapat terlihat dari laba bersih Indofood yang hanya naik tipis tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Nikkei 225 Stock Average Naik Tipis 0,9%

Bursa Jepang naik mendorong indeks Topix mencapai level mingguan terbaik lebih dari 16 tahun seiring dengan pendapatan perusahaan di AS yang lebih baik dari estimasi memicu spekulasi resesi global sudah mereda.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Jadi Pengendali Empat Perusahaan, JSMR Jajaki Pijaman Rp 4 T

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah menjajaki pinjaman sekitar Rp 4 triliun untuk membiayai pembangunan jalan tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) tahap II ruas Cengkareng-Kunciran dan Serpong-Kunciran. Kedua ruas tol tersebut akan dibangun dengan investasi masing- masing berkisar Rp 2,5 triliun.

S&P/ASX 200 Index Australia Naik 0,5%

Bursa di Australia dan Jepang berjangka naik setelah harga komoditas melonjak dan pendapatan perusahaan di AS yang lebih baik perkiraan memicu spekulasi resesi global tengah mereda.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

S&P's 500 dan Dow Jones Naik 2,3%

Bursa AS naik melanjutkan pencapaian terbaik bulanan sejak 1974, menyusul estimasi yang lebih baik dari pendapatan Best Buy Co dan ConAgra Foods Inc serta prospek rendahnya biaya tenaga kerja di General Motors Corp.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

PBB Juga Serukan Mata Uang Global

Panel PBB yang berisikan ahli-ahli ekonomi menyerukan sebuah skema penyediaan mata uang global baru, untuk menggantikan sistem berbasis dolar AS yang kini digunakan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Dow Jones Selangkah ke 8.000

Wall Street masih dinaungi aura positif. Saham-saham terus bergerak menguat, dengan indeks Dow Jones terus merayap mendekati lagi level 8.000.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Berita Buruk dari Asia Timur

Jepang, Korea, dan Taiwan akan mengurangi pembelian LNG dari Indonesia hingga 70%. Sementara berharap mengalihkan ekspornya ke negara lain juga sulit di tengah krisis seperti saat ini. Pendapatan negara dari migas pun terancam jeblok.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Cihui..Dow Jones Lompat Kian Tinggi

Untuk kedua kalinya dalam dua hari terakhir harga saham di Wall Street menguat. Hal itu dipengaruhi oleh tumbuhnya optimisme pasar bahwa ekonomi AS akan pulih setelah data ekonomi menunjukkan level positif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Kian Mantap! Minyak Capai US$ 54,34

Setelah sempat terseok pada perdagangan Rabu (25/3), harga minyak mentah kembali melambung Kamis (26/3) dan bahkan menyentuh level tertinggi baru tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.



Minyak Turun 0,5% Menjadi US$54,10

Harga minyak sedikit berubah mendekati posisi tertinggi dalam 4 bulan setelah bursa saham di AS naik kemarin mengindikasikan permintaan bahan bakar akan naik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Tunggu Realisasi Stimulus

Setelah libur hari raya Nyepi, pasar valas pada Jumat (27/3) diprediksi masih akan tertekan. Berlanjutnya aksi profit taking investor membuat rupiah sulit memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Wall Street Tampil Memukau Lagi

Wall Street berhasil rebound dan mencapai level tertinggi dalam enam minggu terakhir sejak 12 Februari lalu, terbukti pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2009), tembus 174 poin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Pemilu BEI Mengarah ke Paket Tunggal

Paket direksi dalam pemilihan umum Bursa Efek Indonesia (BEI) 24 Juni 2009 semakin mengerucut. Pemilu kali ini sepertinya hanya akan ada 1 paket saja yang maju alias aklamasi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Intai Gerakan Pasar Saham

Rupiah akan meneropong pergerakan di pasar saham. Jika dana asing masih mengalir ke pasar modal rupiah bisa aman di zona hijau.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

UE Kecam Kebijakan Ekonomi AS

Presiden Uni Eropa (UE) asal Republik Ceko Mirek Topolanek menilai kebijakan penanganan resesi Amerika Serikat (AS) sebagai jalan ke neraka.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Harga Minyak Terabas Termahal 2009

Harga minyak mentah lagi-lagi menerabas ke level termahal sejak awal tahun ini. Harga emas hitam berhasil menguat ke USD54,34 per barel, pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2009), setelah sempat merosot sehari sebelumnya.

Otomotif Dorong Dow Jones Stoxx 600 Naik 0,2%

Bursa Eropa berlanjut naik untuk hari keenamnya, terlama sejak Januari, setelah kenaikan di kelompok otomotif menutup perolehan laba Hennes & Mauritz AB dan Kingfisher Plc yang lebih rendah dari estimasi serta penurunan penjualan ritel di Inggris.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emas Terpangkas US$7,70, Dana Beralih ke Saham

Harga emas untuk pengiriman segera pagi ini, Jumat 27 Maret 2009, terpangkas US$7,70 menjadi US$934,50 per ounce seiring menanjaknya indeks saham di Wall Street AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

JSMR Siapkan Dana Rp 2 Triliun untuk Akuisisi

Investor sekaligus operator jalan tol Jasa Marga semakin bernafsu menguasai jalan tol dengan mengakuisisi empat ruas jalan tol.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Wednesday, 25 March 2009

RUMOR

Rumor

RUMOR PASAR Investor Daily 25 Maret 2009

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dikabarkan memperluas usahanya di bidang properti melalui anak usahanya. Sumber Investor Daily mengatakan, perseroan berhasil mendapat proyek pembangunan perumahan mewah di Manado, yang diperuntukkan untuk kalangan ekspatriat.

REKOMENDASI TRADER

NO BUY TODAY..
karena pergerakkan indeks yang signifikan, berdampak pada hari indeks untuk hari ini akan terkoreksi . dan diikuti oleh saham2x blue chip lainnya...
hati2x saya sarankan wait and see

REKOMENDASI ETRADING

Title : INDF (Rp 990) - SELL


Telah menguat signifikan selama 4 hari berturut-turut dan kemarin mengakhiri bullish
momentum dengan doji di harga 990. Berpeluang kuat terkoreksi dengan bearish
confirmation di level 960 dan support berikutnya di 900. Rekomendasi beli dibawah level 900.

Trading Range: 880 - 1030

Title : TLKM (Rp 7.100) - Sell on Strength

Menguat signifikan kemarin dan keluar dari upper level Bollinger dengan resistance
berikutnya di 7300. Sangat rawan koreksi untuk keluar dari Overbought area dengan
bearish confirmation di 6900 dan support berikutnya di 6400 dan 6150..

Trading Range: 6150 - 7300


Title : PGAS (Rp 2.150) - SELL

Mengakhiri momentum bullish setelah gagal bertahan diatas level 2200.
Berpeluang kuat mengalami koreksi dengan bearish confirmation jika
menembus level 2125. Target support berikutnya di level 1970 dan 1890.

Trading Range: 1890 - 2200


Title : UNTR (Rp 6.350) - SELL

Reversal Pattern setelah gagal menembus level 6650. Berpeluang terkoreksi seiring
cross over pada Stochastic dengan support berikutnya di level 5900 dan 5675.
Rekomendasi beli di level 5675.

Trading Range: 5675 - 6650


BERITA GLOBAL

Berita

MFIN Salurkan Rp115 Miliar

PT Mandala Multifinance Tbk mencatatkan penyaluran kredit sekitar Rp115 miliar atau setara dengan 19.000 unit sepeda motor pada 2 bulan pertama tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BBRI Ingin Perbesar Laba Ditahan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk meminta pemegang saham mengurangi porsi setoran dividen untuk memperkuat rasio permodalan yang akhir tahun lalu merosot ke level 13% dari posisi penghujung 2007 sebesar 15,84%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Penurunan Bunga Deposito Terlambat, Likuiditas Perbankan Sudah Jauh Lebih Baik

Suku bunga deposito rata-rata perbankan dalam 4 bulan terakhir turun sangat terlambat sehingga pemangkasan bunga kredit juga tidak secepat BI Rate ataupun penjaminan LPS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Ekspor Sawit ke China Terganggu, Harga Minyak Sawit Mentah Cenderung Naik

Keterlambatan bongkar muat minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di beberapa pelabuhan China disebabkan stok minyak makan di negeri itu terlalu tinggi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Semen Domestik di Bawah Regional

Harga semen di pasar domestik dinilai masih cukup kompetitif karena berada di bawah rata-rata harga di kawasan regional. "Dengan kondisi ini, tidak ada alasan bagi produsen untuk menurunkan harga jual," ujar Presiden Direktur PT Semen Gresik (Persero) Tbk Dwi Soetjipto kemarin.

Pasar Mobil Jabar Anjlok 30%

Penjualan mobil di Jawa Barat anjlok 30% pada 2009 dibandingkan dengan tahun lalu akibat kenaikan harga jual.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Batu Bara Akan Dievaluasi, Optimalisasi Pendapatan Negara Diharapkan Tercapai

Pemerintah akan melakukan evaluasi tahunan harga batu bara untuk kontrak jangka panjang, yang diharapkan dapat mencegah terjadinya kehilangan penerimaan negara serta kerugian terhadap perusahaan batu bara.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks Terus Menggeliat, Perwujudan Integrasi Bursa ASEAN Molor

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali menguat dan menyentuh level 1.436,12, mengikuti bursa Asia yang terus bergeliat membentuk pola penguatan jangka menengah (bullish).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Payah..Dow Jones Terbanting Lagi

Setelah melambung hampir 500 poin Senin, indeks Dow Jones kembali anjlok pada perdagangan di Wall Street semalam setelah investor kembali meragukan efektivitas program pembersihan aset busuk perbankan dalam membangkitkan perekonomian.

Sarijaya Dijual di Bawah Rp 400 M

Minat Vier Jamal untuk membeli aset PT Sarijaya Permana Securities (SPS) mulai menemukan titik terang. Herman Ramli setuju untuk menurunkan harga jual di bawah Rp 400 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Wow! Minyak Sudah Hampir US$ 54

Harga minyak mentah terus tak terkendali untuk mencapai level tinggi, dan pada perdagangan Selasa telah mendekati US$ 54 per barel, setelah sempat melemah pada awal perdagangan menyusul menguatnya dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Dow Jones Industrial Turun 1,5% Jadi 7.659,97

Bursa AS turun setelah dipicu oleh saham-saham finansial menyusul komentar peraih Nobel ekonomi, Paul Krugman, yang meminta pemerintah untuk mengambilalih bank-bank besar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Perkuat Rupiah Lewat Persepsi

Pekan ini, nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya, setelah Bank Indonesia dan People's Bank of China menyepakati perjanjian bilateral currency swap arrangement senilai Rp175 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

INTP Cari Pinjaman Rp500 Miliar

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk akan mencari pinjaman sekitar Rp500 miliar dari sejumlah bank lokal untuk menjaga arus kas perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ISAT Beri Pemanis Bagi Pemodal

PT Indosat Tbk diperkirakan harus merogoh kocek sebesar Rp15,70 miliar sebagai biaya persetujuan (consent fee) kepada pemegang obligasi menyusul perubahan rasio keuangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Usulan Rights Issue CPRO Dilusi Jaminan Red Dragon

Red Dragon Group Pte Ltd menyatakan usulan penawaran saham terbatas (rights issue) oleh PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima) akan mendilusi nilai jaminan surat utang perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kisaran Yield Obligasi ADMF 12,27%-14,43%

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menawarkan tingkat imbal hasil (yield) untuk obligasi seri A bertenor 2 tahun pada level 12,27%-13,62%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emisi Obligasi, APEX Tunjuk 3 Underwriter

PT Apexindo Pratama Duta Tbk menunjuk tiga perusahaan sekuritas untuk membantu penerbitan obligasi perseroan yang dipatok sebesar Rp750 miliar-Rp900 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


JAJAKI PINJAMAN RP 500 MILIAR, INTP Tunda Ekspansi

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menunda pembangunan penggilingan semen (cement mill) di Pabrik Citeureup senilai US$ 20 juta. Penundaan ekspansi karena tahun ini permintaan semen di pasar domestik dan ekspor diperkirakan menurun.

ADMF Tawarkan Kupon Obligasi 12-14%

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menawarkan kupon Obligasi ADMF III-2009 sekitar 12,16-14,47%. Besarnya kupon tersebut diasumsikan dengan tingkat imbal hasil (yield) SUN yang menjadi acuan, yakni FR 0015 dan FR 0023 per 24 Maret 2009.

Euro Stoxx 50 Mendaki 0,3% ke 2.127,37

Dow Jones Stoxx 600 menguat 0,3% menjadi 178,21. Indeks Dow Jones Stoxx 50 terangkat 0,2% di 1.832,15, sementara Euro Stoxx 50, yang menjadi patokan bagi sejumlah negara pengguna mata uang euro, mendaki 0,3% ke 2.127,37.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emas Turun 3% Jadi US$923,80 di New York

Harga emas mengalami penurunan terbesar selama sepekan akibat spekulasi rencana pemerintah AS atas aset bermasalah bank akan memulihkan pinjaman dan perekonomian sehingga menggerus daya tarik logam mulia sementara harga perak juga turun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Penguatan Rupiah Bisa Putar Balik

Penguatan rupiah yang terjadi pekan ini diprediksi akan putar balik karena terjadinya koreksi. Meski masih punya potensi menguat, investor akan konsolidasi sejenak melihat perkembangan pasar global terkini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Masih Cukup Perkasa

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (25/3) diperkirakan dapat melanjutkan penguatan. Faktor utamanya masih berasal dari pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama dunia menyusul stimulus AS senilai US$ 1,2 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Bara di Wall Street Padam, Dow Jones Terpangkas 115 Poin

Bara penguatan di Wall Street akhirnya padam. Saham-saham kembali melemah, setelah para investor mengambil untung usai kenaikan tajam pada perdagangan kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Nikkei Terpangkas Harga Logam & Anjloknya Ekspor

Saham Jepang menyelam, menghentikan penguatan indeks Topix selama tujuh hari berturut-turut karena melemahnya harga logam menekan perkiraan pendapatan perusahaan komoditas dan ekspor negara itu anjlok terdalam.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Minyak Turun Tipis Menjadi US$53,60

Minyak mentah tidak banyak berubah dari posisi penutupan tertinggi 4 bulan setelah bursa AS turun kemarin akibat pernyataan dua pejabat sektor perbankan bagi menerapkan regulasi finansial yang lebih kuat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Sektor Finansial Kembali Menggeliat

Kinerja sektor finansial kembali menunjukkan penguatan signifikan. Pengamat menilai ada korelasi positif antara apresiasi rupiah terhadap melonjaknya indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencatatkan level tertinggi sepanjang 2009.

Laba JSMR Melonjak 154%

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil membukukan peningkatan laba bersih perseroan tahun 2008 capai 154,62 persen menjadi Rp707,797 miliar, bila dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya mencatatkan Rp277,981 miliar.

ISAT Tingkatkan Batas Rasio DER Obligasi

Perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mendapat persetujuan dari pemegang obligasi rupiah dan sukuk yang mereka terbitkan untuk menyesuaikan batas rasio utang terhadap modal atau debt equity ratio (DER). Perseroan itu akan meningkatkan batas DER mereka dari 1,75 kali menjadi 2,50 kali.

Laba JSMR 2008 Makin Kencang

Kinerja perusahaan jalan ton, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) di tahun 2008 makin kencang. Pendapatan dan laba perusahaan BUMN itu melaju cepat seperti jalan bebas hambatan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Merosot Setelah "Rally" Masif

Wall Street merosot tajam pada Selasa waktu setempat, karena para investor mundur kembali dari sebuah "rally" (kenaikan panjang) masif sehari sebelumnya yang dipicu oleh rencana pemerintah AS membersihkan aset-aset bermasalah dalam sistem perbankan, kata para dealer.

Penguatan Rupiah Tak Mulai Menumpul

Rupiah diramalkan masih akan mengalami penguatan. Namun kali ini penguatan kali ini tidak akan setajam beberapa hari terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

ANTM Bentuk Anak Usaha ICR

Keseriusan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atas rencana akuisisi tambang batu bara, semakin jelas. Pasalnya, perseroan telah membentuk anak usaha, PT Indonesia Coal Resources (ICR).

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Rupiah Terus Bertenaga

Bersyukurlah, tren penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut. Ada banyak sentimen positif yang menjadi pendorong nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) selama pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Rupiah dan Renminbi Akan Bertukar Tongkrongan

Pertukaran valuta antara bank sentral Indonesia dan China tak cuma di atas kertas. Dalam tiga tahun ke depan, Bank Indonesia (BI) akan menempatkan rupiah senilai Rp 175 triliun di bank sentral China (PBC).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Harga Minyak Mentah Terus Merangkak

Harga minyak mentah terus merangkak naik 18 sen dolar Amerika ke level USD53,98 per barel, setelah sehari sebelumnya harga minyak mentah berada di level tertinggi awal tahun. Pemicunya, lelang obligasi AS yang direspons positif oleh investor di pasar minyak dunia.

INDF Raih Laba Rp 1 Triliun di 2008

Perusahaan makanan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) meraih laba bersih Rp 1,034 triliun di tahun 2008 yang naik 5,5% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 980,357 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Tuesday, 24 March 2009

REKOMENDASI TRADER

Untuk saat ini pasar masih dimainkan oleh beberapa securities besar..
masih di sector mining yang akan naik untuk hari ini..
untuk rekom saham untuk hari ini tidak ada di karenakan peng-rebound yang signifikan kemaren,
memungkinkan hari rabu ini akan terjadi koreksi dalam untuk semua saham

RUMOR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR Investor Daily 24 Maret 2009

HARGA saham PT Budi Acid Jaya Tbk (BUDI) mulai dikerek naik. Menurut sumber Investor Daily, sejumlah broker memanfaatkan ekspansi perseroan yang merealisasikan pembangunan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBG) di Jepara. Harga BUDI berpotensi menuju level Rp 200 dalam jangka pendek.

» Read mor