Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Wednesday, 25 March 2009

BERITA GLOBAL

Berita

MFIN Salurkan Rp115 Miliar

PT Mandala Multifinance Tbk mencatatkan penyaluran kredit sekitar Rp115 miliar atau setara dengan 19.000 unit sepeda motor pada 2 bulan pertama tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BBRI Ingin Perbesar Laba Ditahan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk meminta pemegang saham mengurangi porsi setoran dividen untuk memperkuat rasio permodalan yang akhir tahun lalu merosot ke level 13% dari posisi penghujung 2007 sebesar 15,84%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Penurunan Bunga Deposito Terlambat, Likuiditas Perbankan Sudah Jauh Lebih Baik

Suku bunga deposito rata-rata perbankan dalam 4 bulan terakhir turun sangat terlambat sehingga pemangkasan bunga kredit juga tidak secepat BI Rate ataupun penjaminan LPS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Ekspor Sawit ke China Terganggu, Harga Minyak Sawit Mentah Cenderung Naik

Keterlambatan bongkar muat minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di beberapa pelabuhan China disebabkan stok minyak makan di negeri itu terlalu tinggi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Semen Domestik di Bawah Regional

Harga semen di pasar domestik dinilai masih cukup kompetitif karena berada di bawah rata-rata harga di kawasan regional. "Dengan kondisi ini, tidak ada alasan bagi produsen untuk menurunkan harga jual," ujar Presiden Direktur PT Semen Gresik (Persero) Tbk Dwi Soetjipto kemarin.

Pasar Mobil Jabar Anjlok 30%

Penjualan mobil di Jawa Barat anjlok 30% pada 2009 dibandingkan dengan tahun lalu akibat kenaikan harga jual.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Batu Bara Akan Dievaluasi, Optimalisasi Pendapatan Negara Diharapkan Tercapai

Pemerintah akan melakukan evaluasi tahunan harga batu bara untuk kontrak jangka panjang, yang diharapkan dapat mencegah terjadinya kehilangan penerimaan negara serta kerugian terhadap perusahaan batu bara.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks Terus Menggeliat, Perwujudan Integrasi Bursa ASEAN Molor

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali menguat dan menyentuh level 1.436,12, mengikuti bursa Asia yang terus bergeliat membentuk pola penguatan jangka menengah (bullish).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Payah..Dow Jones Terbanting Lagi

Setelah melambung hampir 500 poin Senin, indeks Dow Jones kembali anjlok pada perdagangan di Wall Street semalam setelah investor kembali meragukan efektivitas program pembersihan aset busuk perbankan dalam membangkitkan perekonomian.

Sarijaya Dijual di Bawah Rp 400 M

Minat Vier Jamal untuk membeli aset PT Sarijaya Permana Securities (SPS) mulai menemukan titik terang. Herman Ramli setuju untuk menurunkan harga jual di bawah Rp 400 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Wow! Minyak Sudah Hampir US$ 54

Harga minyak mentah terus tak terkendali untuk mencapai level tinggi, dan pada perdagangan Selasa telah mendekati US$ 54 per barel, setelah sempat melemah pada awal perdagangan menyusul menguatnya dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Dow Jones Industrial Turun 1,5% Jadi 7.659,97

Bursa AS turun setelah dipicu oleh saham-saham finansial menyusul komentar peraih Nobel ekonomi, Paul Krugman, yang meminta pemerintah untuk mengambilalih bank-bank besar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Perkuat Rupiah Lewat Persepsi

Pekan ini, nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya, setelah Bank Indonesia dan People's Bank of China menyepakati perjanjian bilateral currency swap arrangement senilai Rp175 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

INTP Cari Pinjaman Rp500 Miliar

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk akan mencari pinjaman sekitar Rp500 miliar dari sejumlah bank lokal untuk menjaga arus kas perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ISAT Beri Pemanis Bagi Pemodal

PT Indosat Tbk diperkirakan harus merogoh kocek sebesar Rp15,70 miliar sebagai biaya persetujuan (consent fee) kepada pemegang obligasi menyusul perubahan rasio keuangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Usulan Rights Issue CPRO Dilusi Jaminan Red Dragon

Red Dragon Group Pte Ltd menyatakan usulan penawaran saham terbatas (rights issue) oleh PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima) akan mendilusi nilai jaminan surat utang perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kisaran Yield Obligasi ADMF 12,27%-14,43%

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menawarkan tingkat imbal hasil (yield) untuk obligasi seri A bertenor 2 tahun pada level 12,27%-13,62%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emisi Obligasi, APEX Tunjuk 3 Underwriter

PT Apexindo Pratama Duta Tbk menunjuk tiga perusahaan sekuritas untuk membantu penerbitan obligasi perseroan yang dipatok sebesar Rp750 miliar-Rp900 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


JAJAKI PINJAMAN RP 500 MILIAR, INTP Tunda Ekspansi

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menunda pembangunan penggilingan semen (cement mill) di Pabrik Citeureup senilai US$ 20 juta. Penundaan ekspansi karena tahun ini permintaan semen di pasar domestik dan ekspor diperkirakan menurun.

ADMF Tawarkan Kupon Obligasi 12-14%

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menawarkan kupon Obligasi ADMF III-2009 sekitar 12,16-14,47%. Besarnya kupon tersebut diasumsikan dengan tingkat imbal hasil (yield) SUN yang menjadi acuan, yakni FR 0015 dan FR 0023 per 24 Maret 2009.

Euro Stoxx 50 Mendaki 0,3% ke 2.127,37

Dow Jones Stoxx 600 menguat 0,3% menjadi 178,21. Indeks Dow Jones Stoxx 50 terangkat 0,2% di 1.832,15, sementara Euro Stoxx 50, yang menjadi patokan bagi sejumlah negara pengguna mata uang euro, mendaki 0,3% ke 2.127,37.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emas Turun 3% Jadi US$923,80 di New York

Harga emas mengalami penurunan terbesar selama sepekan akibat spekulasi rencana pemerintah AS atas aset bermasalah bank akan memulihkan pinjaman dan perekonomian sehingga menggerus daya tarik logam mulia sementara harga perak juga turun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Penguatan Rupiah Bisa Putar Balik

Penguatan rupiah yang terjadi pekan ini diprediksi akan putar balik karena terjadinya koreksi. Meski masih punya potensi menguat, investor akan konsolidasi sejenak melihat perkembangan pasar global terkini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Masih Cukup Perkasa

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (25/3) diperkirakan dapat melanjutkan penguatan. Faktor utamanya masih berasal dari pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama dunia menyusul stimulus AS senilai US$ 1,2 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Bara di Wall Street Padam, Dow Jones Terpangkas 115 Poin

Bara penguatan di Wall Street akhirnya padam. Saham-saham kembali melemah, setelah para investor mengambil untung usai kenaikan tajam pada perdagangan kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Nikkei Terpangkas Harga Logam & Anjloknya Ekspor

Saham Jepang menyelam, menghentikan penguatan indeks Topix selama tujuh hari berturut-turut karena melemahnya harga logam menekan perkiraan pendapatan perusahaan komoditas dan ekspor negara itu anjlok terdalam.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Minyak Turun Tipis Menjadi US$53,60

Minyak mentah tidak banyak berubah dari posisi penutupan tertinggi 4 bulan setelah bursa AS turun kemarin akibat pernyataan dua pejabat sektor perbankan bagi menerapkan regulasi finansial yang lebih kuat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Sektor Finansial Kembali Menggeliat

Kinerja sektor finansial kembali menunjukkan penguatan signifikan. Pengamat menilai ada korelasi positif antara apresiasi rupiah terhadap melonjaknya indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencatatkan level tertinggi sepanjang 2009.

Laba JSMR Melonjak 154%

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil membukukan peningkatan laba bersih perseroan tahun 2008 capai 154,62 persen menjadi Rp707,797 miliar, bila dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya mencatatkan Rp277,981 miliar.

ISAT Tingkatkan Batas Rasio DER Obligasi

Perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mendapat persetujuan dari pemegang obligasi rupiah dan sukuk yang mereka terbitkan untuk menyesuaikan batas rasio utang terhadap modal atau debt equity ratio (DER). Perseroan itu akan meningkatkan batas DER mereka dari 1,75 kali menjadi 2,50 kali.

Laba JSMR 2008 Makin Kencang

Kinerja perusahaan jalan ton, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) di tahun 2008 makin kencang. Pendapatan dan laba perusahaan BUMN itu melaju cepat seperti jalan bebas hambatan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Merosot Setelah "Rally" Masif

Wall Street merosot tajam pada Selasa waktu setempat, karena para investor mundur kembali dari sebuah "rally" (kenaikan panjang) masif sehari sebelumnya yang dipicu oleh rencana pemerintah AS membersihkan aset-aset bermasalah dalam sistem perbankan, kata para dealer.

Penguatan Rupiah Tak Mulai Menumpul

Rupiah diramalkan masih akan mengalami penguatan. Namun kali ini penguatan kali ini tidak akan setajam beberapa hari terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

ANTM Bentuk Anak Usaha ICR

Keseriusan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atas rencana akuisisi tambang batu bara, semakin jelas. Pasalnya, perseroan telah membentuk anak usaha, PT Indonesia Coal Resources (ICR).

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Rupiah Terus Bertenaga

Bersyukurlah, tren penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut. Ada banyak sentimen positif yang menjadi pendorong nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) selama pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Rupiah dan Renminbi Akan Bertukar Tongkrongan

Pertukaran valuta antara bank sentral Indonesia dan China tak cuma di atas kertas. Dalam tiga tahun ke depan, Bank Indonesia (BI) akan menempatkan rupiah senilai Rp 175 triliun di bank sentral China (PBC).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Harga Minyak Mentah Terus Merangkak

Harga minyak mentah terus merangkak naik 18 sen dolar Amerika ke level USD53,98 per barel, setelah sehari sebelumnya harga minyak mentah berada di level tertinggi awal tahun. Pemicunya, lelang obligasi AS yang direspons positif oleh investor di pasar minyak dunia.

INDF Raih Laba Rp 1 Triliun di 2008

Perusahaan makanan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) meraih laba bersih Rp 1,034 triliun di tahun 2008 yang naik 5,5% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 980,357 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

No comments: