Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Thursday, 30 April 2009

REKOMENDASI TRADER

hmmm saham apa yah yang musti di koleksi...
bingung juga klo keadaan indeks yang naik tajam kemaren..

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (29/4/2009) IHSG naik 48,270 poin (3,02%) menjadi 1.644,185. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya mengikuti tren bursa-bursa regional.

Flu babi yang sebelumnya sempat memberikan sentimen negatif tampaknya sudah tidak lagi ampuh mempengaruhi pasar. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini.

ENRG BUY harga ( 200 - 210 ) One day trading,

LTLS BUY harga ( 750 -760 ) simpan sampe senin

RUMOR SAHAM

Rumor

Rumor Pasar Investor Daily 30 April 2009

PT DUTA Graha Indah Tbk (DGIK) dikabarkan mendapat kontrak baru untuk proyek infrastruktur pemerintah. Menurut sumber Investor Daily, perolehan kontrak itu dijadikan momentum oleh sejumlah broker untuk mengakumulasi DGIK.

Rumor selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

ANALISA IHSG

Analisa

Prediksi Investor Daily 30 April 2009: Indeks Rawan Koreksi

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang terkoreksi pada perdagangan hari ini. Investor kemungkinan merealiasikan keuntungan (profit taking) setelah harga sahamnya menguat dalam dua hari terakhir.

IHSG Tersengat Sentimen The Fed

Hasil pertemuan Bank Sentral AS membawa sentimen positif ke pasar. Pasar saham Indonesia pun siap-siap menerima sengatan sentimen positif dari lonjakan bursa-bursa global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

IHSG: Investor Pilih ‘Buy on Rumor’

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (30/4) diperkirakan bergerak sideways. Namun, saham unggulan berfundamental kokoh dari sektor komoditas dan energi masih direkomendasikan, seperti ADRO, MEDC, ITMG, INCO dan PTBA.

Rally IHSG Bisa Berlanjut

Kenaikan bursa Indonesia pada perdagangan Rabu diperkirakan berlanjut pada hari ini, mengikuti tren jangka pendek bursa global dan mengantisipasi pengumuman inflasi Badan Pusat Statistik (BPS).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

REKOMENDASI ETRADING

Title : TINS (Rp 1.340) - BUY

Kemarin berhasil technical rebound sekaligus mengkonfirmasi reversal pattern
dan keluar dari Oversold area. Berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan
target resistance pertama di level 1380 dan kedua di 1470.
Rekomendasi jual di 1450.

Trading Range: 1300 - 1470

Title : INCO (Rp 3.125) - BUY

Bergerak dengan pola yang hampir sama dengan ANTM dan berpeluang memasuki
bullish trend jangka pendek dengan target resistance pertama di 3200 untuk menguji
kekuatan momentum bullish. Target berikutnya di 3325 dan 3700.
Rekomendasi jual di atas level 3500.

Trading Range: 2850 - 3700


Title : BBCA (Rp 3.325) - BUY

Signal momentum bullish mulai muncul setelah Cross over pada Stochastic dan keluar
dari Oversold area. Resistance bearish trend di level 3275 juga telah tertembus.
Berpeluang menguat dengan target resistance berikutnya di 3500 dan 3625.
Exit point di atas level 3575.

Trading Range: 3200 - 3625

Title : ANTM (Rp 1.340) - BUY

Membentuk reversal bottom dan konfirmasi bullish setelah Stochastic keluar dari Oversold area.
Berpeluang memasuki bullish trend jangka pendek dengan target resistance pertama di 1400 dan 1510.
Rekomendasi jual di atas level 1470.

Trading Range: 1320 - 1500


BERITA GLOBAL

Berita

DLTA Bidik Penjualan Rp1,3 Triliun

PT Delta Djakarta Tbk menargetkan penjualan pada tahun ini menembus Rp1,3 triliun atau tumbuh 10,17% dibandingkan dengan penjualan tahun lalu Rp1,18 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BMRI Akan Uji Tuntas FREN

Penasihat keuangan PT Mandiri Sekuritas yang mewakili pemegang obligasi akan melaksanakan uji tuntas keuangan (financial due diligence) terhadap PT Mobile-8 Telecom Tbk dalam 2 bulan ke depan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Obligasi Rekap BBCA Habis

Sepuluh tahun setelah diambil alih pemerintah, PT Bank Central Asia Tbk kini tak lagi memiliki obligasi rekapitalisasi. Awal Maret, sisa obligasi rekap Rp8,2 triliun telah dibeli balik oleh pemerintah sebelum jatuh tempo.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BCIC Telan Rp6,1 Triliun, Rasio Kredit Bermasalah Masih 10,39%

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menyuntikan dana Rp6,1 triliun kepada PT Bank Century Tbk setelah mengambil alih bank itu pada 21 November 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Produksi Alat Berat Anjlok 92,3%

Produksi alat berat nasional sepanjang kuartal I/2009 hanya 108 unit atau anjlok 92,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu akibat penumpukan stok produk sisa 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kinerja Emiten Tetap Oke, Laba BBNI Tumbuh Tertinggi, ISAT Anjlok Terbesar

Emiten-emiten utama Bursa Efek Indonesia menunjukkan resistensi dalam menghadapi tekanan krisis keuangan global dengan tetap menjaga laba kuartal I/2009 pada teritori positif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Nintendo Angkat Nikkei dan Topix

Bursa Jepang menguat dipicu oleh Nintendo, Canon Inc., JTEKT Corp. sehingga mengangkat indeks Nikkei 225 dan Topix di tengah melemahnya yen terhadap dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

PTBA, ASII & HEXA Raih Investor Awards 2009

Tiga perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) --PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Astra International Tbk, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk-- meraih Investor Awards 2009 dengan predikat ‘Top Performing Listed Companies 2009’.

Sektor Bank Dorong Indeks Saham di Inggris

Indeks di bursa efek di Inggris naik, dimotori sektor perbankan dan pertambangan, setelah HSBC Holdings Plc merekomendasikan untuk membeli saham Barclays Plc dan Lloyds Banking Group Plc.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Raih Sentimen Positif

Nilai tukar rupiah diprediksi akan mendapatkan pencerahan dari bergairahnya lagi pasar finansial. Aliran modal yang secara perlahan sudah kembali membuat rupiah mulai bergerak stabil.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Indeks S&P di Wall Street Terbaik Sejak 2000

Harga saham di Wall Street menguat yang mendorong Indeks Standard & Poor’s 500 mencatat kinerja terbaik sejak tahun 2000 menyusul perolehan laba yang lebih baik dari sejumlah perusahaan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Awas.. BMRI Awasi 135 Debitur!

PT Bank Mandiri Tbk sedang mengawasi 135 debitur dengan total nilai sebesar Rp 12 triliun. Pada triwulan II diperkirakan akan mempengaruhi kondisi NPL.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Tanda-tanda Resesi Surut, Wall Street Melaju

Saham-saham di Wall Street melonjak setelah keluarnya data yang menunjukkan resesi di AS tak lagi mengganas. Pernyataan dari Bank Sentral AS turut memberi sentimen positif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BEI Tandatangani Revisi Aturan Baru Short Selling

BEI telah menandatangani revisi peraturan baru short selling yang di dalamnya mencakup peraturan baru transaksi marjin. Peraturan baru short selling tetap berlaku 1 Mei 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Pendanaan SMGR Terancam

Sindikasi pendanaan PT Semen Gresik Tbk oleh Bank Mandiri senilai Rp6 triliun terancam gagal, terkait dengan sebuah kasus yang dihadapi anak perusahaan Semen Gresik, yaitu PT Semen Padang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Wednesday, 29 April 2009

ANALISA IHSG

Analisa

Prediksi Investor Daily 29 April 2009: Indeks Uji Level 1.600

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguji level psikologis 1.600 sepanjang perdagangan hari ini. Publikasi laporan keuangan emiten kuartal I-2009 akan mempengaruhi pergerakan indeks.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

IHSG Abaikan Sentimen Flu Babi

Maraknya penyebaran flu babi yang melanda banyak negara belum memberikan pukulan terhadap pasar saham dalam negeri. Kembalinya investor asing ke pasar saham akan membuat sentimen flu babi terpinggirkan sejenak.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Indeks Uji Level Psikologis 1.600

Kenaikan bursa Indonesia di tengah koreksi bursa regional dan global kemarin diperkirakan berlanjut pada perdagangan hari ini, meski potensi koreksi masih terbuka.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

REKOMENDASI ETRADING

Title : PTBA (Rp 8.700) - BUY

Konfirmasi reversal bottom dengan cross over pada Stochastic untuk keluar dari Oversold area.
Berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan target resistance berikutnya di 8800 dan 9100.
Toleransi stop-loss jika melemah menembus level 8550..

Trading Range: 8350 - 9100


Title : ISAT (Rp 5.300) - BUY

Konfirmasi rebound dan memasuki trend bullish setelah menembus resistance bullish di 5250.
Berpeluang meneruskan penguatan dengan target resistance berikutnya di level 5650 dan 5950.
Exit Point diatas level 5800.

Trading Range: 5100 - 5950



Title : BBCA (Rp 3.325) - BUY

Signal momentum bullish mulai muncul setelah Cross over pada Stochastic dan keluar
dari Oversold area. Resistance bearish trend di level 3275 juga telah tertembus.
Berpeluang menguat dengan target resistance berikutnya di 3500 dan 3625.
Exit point di atas level 3575.

Trading Range: 3200 - 3625



Title : ADRO (Rp 1.000) - SELL

Membentuk reversal top sebagai konfirmasi bearish dan menembus bearish
trend line di level 1.010. Berpeluang terkoreksi dengan target support berikutnya
di level 980 dan 890. Entry point di level 910.

BERITA GLOBAL

Berita


BBNI Beri Pinjaman US$ 50 Juta ke Pertamina Energy Services

Bank Negara Indonesia menaikkan fasilitas trade finance kepada Pertamina Energy Services Pte Ltd dari semula US$ 25 juta menjadi US$ 50 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Dibuntuti Tekanan Eksternal

Rupiah masih dibuntuti tekanan eksternal yang membuat mata uang lokal ini harus berjuang keras menuju jalur positif. Rupiah akan mengekor pergerakan mata uang regional.

berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Kurangnya Modal Bank Tekan Wall Street

Bursa AS melanjutkan penurunan untuk hari keduanya menyusul kekhawatiran akan kebutuhan modal di sektor perbankan dan wabah flu babi yang akan menghalangi pemulihan ekonomi meski keyakinan konsumen melonjak di luar perkiraan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Dow Jones Terpeleset 8 Poin

Wall Street bergerak dengan sangat berayun-ayun seiring memuncaknya kekhawatiran dampak flu babi. Saham-saham bergerak volatile, sebelum akhirnya ditutup melemah sangat tipis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Flu Babi Hambat Pemulihan Ekonomi Global

Tanda-tanda stabilitas perekonomian global sebenarnya sudah mulai terlihat. Namun kehadiran virus flu babi yang telah menelan korban meninggal 100 orang lebih itu bisa menghambat pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

OKAS Jajaki Rights Issue Akhir Tahun Ini

PT Ancora Indonesia Resources Tbk menjajaki opsi penawaran umum terbatas (rights issue) pada kuartal III atau IV tahun ini untuk meningkatkan modal.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Isu Flu Babi Dongkrak Harga CPO

Kontrak minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di bursa Malaysia meningkat terkerek spekulasi serangan flu akan menghancurkan kedelai sebagai bahan pakan ternak dan minyak nabati.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Moody's: Gagal Bayar Obligasi di Asia Meningkat

Rata-rata tingkat gagal bayar korporasi di Asia Pasifik naik menjadi 1,8% pada 3 bulan pertama 2009 dibandingkan dengan rerata 2008 yang 0,9%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Tuesday, 28 April 2009

REKOMENDASI TRADER

> IHSG dalam perdagangan Selasa (28/4/2009) diprediksi masih akan mengalami tekanan dan cenderung bergerak menyamping alias sideways.

> menunggu rapat the Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, laporan keuangan triwulan I-2009 dan perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres.

> IHSG juga akan memantau pergerakan bursa regional. Indeks Nikkei pada Selasa pagi pagi ini dibuka menguat 48,06 poin (0,55%) menjadi 8.678,28.
Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (27/4/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah tipis 51,29 poin (0,64%) ke level 8.025,00. Indeks Nasdaq ditutup turun tipis 14,88 poin (0,88%) ke level 1.679,41 dan Standard & Poor's 500 juga turun tipis 8,72 poin (1,01%) ke level 857,51.

Berikut Ada rekomendasi saham dari perusahaan dari sekuritasBerikut rekomendasi saham dari perusahaan dPergerakan indeks masih sideways di level 1.560-1.590 dengan pilihan saham: INCO, BYAN, PTBA, dan UNTR.

SAHAM UNTUK KOLEKSI MINGGU INI:

> LTLS BUY ( 750 - 760 )
LTLS akan menguat dalam minggu ini dan akan tembus diatas harga 800.


SALAH satu produsen minyak sawit mentah (CPO) lokal dikabarkan akan menggandeng PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) guna mengembangkan areal perkebunan kelapa sawit di Sumatera. Sumber Investor Daily mengatakan, kabar tersebut akan menjadi momentum untuk kenaikan harga UNSP ke level Rp 800.

ANALISA IHSG

Analisa

Prediksi Investor Daily 28 April 2009: Indeks Cenderung Fluktuatif

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak fluktuatif sepanjang hari ini. Pergerakan indeks juga akan merespons sentimen dari bursa regional.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Investor Saham Masih Menahan Diri

Pelaku pasar masih menahan diri untuk belanja saham karena kondisi bursa saham regional dan global yang sedang negatif. IHSG belum bisa bebas ke jalur positif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Saham Pilihan Saat IHSG Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (28/4) diperkirakan tertekan akibat kekhawatiran faktor politik dalam negeri dan pandemi flu babi. Saham yang masih disarankan adalah BDMN, BBRI dan TINS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Investor Ritel Picu Order BEI

Bertambahnya kapasitas order di Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai positif. Fenomena itu menunjukkan pertumbuhan minat investor terhadap saham meningkat. Apalagi investor ritel ditengarai sebagai penyebab peningkatan itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.


BISNIS-27 Melanjutkan Koreksi

Indeks BISNIS-27 melanjutkan koreksi pada awal pekan ini. Minimnya sentimen positif dan profit taking karena faktor keamanan dalam negeri menjelang pilpres masih menjadi alasan utama aksi jual investor.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pergerakan Indeks Masih Sideways di Level 1.560-1.590

Melemahnya bursa regional menjadi sentimen negatif pergerakan indeks, sehingga IHSG tertekan 15 poin ke posisi 1.576.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pasar Bergerak Menyamping

Pemodal sepanjang perdagangan pekan ini diperkirakan menunggu pergerakan bursa global untuk menentukan keputusan transaksi. Minimnya sentimen positif membuat pasar cenderung bergerak menyamping.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

REKOMENDASI ETRADING

Title : PTBA (Rp 8.700) - BUY

Konfirmasi reversal bottom dengan cross over pada Stochastic untuk keluar dari Oversold area.
Berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan target resistance berikutnya di 8800 dan 9100.
Toleransi stop-loss jika melemah menembus level 8550..

Trading Range: 8350 - 9100

Title : INDF (Rp 1.220) - SELL

Kehilangan momentum bullish setelah gagal menembus level resistance kuat di 1300.
Berpeluang terkoreksi dengan target support berikutnya di 1170 dan 1100.
Rekomendasi beli di bawah level 1100.

Trading Range: 1100 - 1300

Title : PGAS (Rp 2.250) - SELL

Masih berada dalam trend bearish yang cukup kuat meski telah berada dalam oversold area.
Masih berpeluang meneruskan koreksi dengan target support berikutnya di 2200 dan 2025.
Rekomendasi beli di bawah level 2125.

Trading Range: 2025 - 2500


Title : TLKM (Rp 7.100) - SELL

Setelah diperkirakan berpeluang rebound untuk keluar dari oversold area,namun trend bearish
semakin menguat dengan menembus support bullish berikutnya di 7250. Berpeluang meneruskan
trend bearish dengan target support berikutnya di level 6850 dan 6600.
Rekomendasi beli di 6700 dengan bullish confirnation jika berhasil menembus level 7300.

Trading Range: 6600 - 7450


BERITA GLOBAL

Berita

Laba NISP Q I Naik 35%

Bank OCBC NISP Tbk untuk 3 bulan pertama 2009 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 73,2 miliar. Peningkatan yang cukup menggembirakan yaitu sebesar 35% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2008, yang sebesar Rp 54,3 miliar.

TRIM Didenda Rp200 Juta

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengganjar PT Trimegah Securities Tbk dengan denda sebesar Rp200 juta setelah sistem perdagangannya menyebabkan sistem perdagangan bursa macet.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ANTM Alokasikan US$1,8 Miliar untuk FeNi IV

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencari mitra strategis untuk proyek pembangunan pabrik Fero Nikel IV (FeNi IV) di Buli, Halmahera dan menganggarkan belanja modal untuk proyek itu sebesar US$1,8 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

SONA Minta Izin Tarik Kredit Rp100 Miliar

PT Sona Topas Tourism Industry Tbk meminta izin kepada Bapepam-LK agar bisa menarik pinjaman Rp100 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Biaya Dana Tekan Laba Bank

Lonjakan beban biaya dana dan kenaikan kredit bermasalah merupakan dua faktor utama yang bakal menjegal laba perbankan pada kuartal I/2009. Lembaga intermediasi itu sibuk merestrukturisasi kredit, sehingga ekspansi stagnan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ADHI Provisi Proyek Macet Rp150 Miliar

PT Adhi Karya Tbk menyisihkan dana sebesar Rp150 miliar selama tahun lalu untuk sejumlah proyeknya yang dinilai bermasalah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba TLKM Turun 20% Karena Rugi Kurs

Laba bersih PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada tahun lalu anjlok 19,9% menjadi Rp10,30 triliun dibandingkan dengan laba periode sama pada tahun sebelumnya Rp12,86 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Transaksi di Bursa Kian Susut

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus melemah pada 5 hari terakhir menyusul anjloknya nilai transaksi saham dan aksi jual pemodal asing yang khawatir wabah flu babi akan memperpanjang resesi di Amerika Serikat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Telah Temukan Titik Keseimbangan Baru

Saat ini, mata uang rupiah telah tiba pada titik keseimbangannya (ekuilibirium) yang baru, yakni di level Rp10.500-11.000 per USD.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Wabah Flu Babi Bikin Harga Minyak Mundur

Sama dengan nasib bursa Wall Street, harga minyak mentah dunia juga melemah 2,7 persen ke level USD50,14 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

TRIM Belum Tau Didenda Rp200 Juta

Trimegah belum mengetahui jika perseroan dikenakan denda sebesar Rp200 juta atas masalah pada sistemnya sehingga mempengaruhi sistem perdagangan Bursa Efek Indionesia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Isu Flu Babi Siap Seret Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (27/4) diperkirakan masih melemah. Tingginya permintaan rupiah menjelang akhir bulan dan ekspektasi pandemi flu babi, memacu investor kembali memburu mata uang dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Laba Bersih TLKM Turun 20%, Pemerintah Akan Tambah Lagi Saham di PGAS

Pemerintah berencana menambah kembali kepemilikan saham di PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui konversi piutang menjadi saham. Saat ini, pemerintah menguasai 56,46% saham PGN, sedangkan sisanya dimiliki publik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

ANTM Cari Mitra Strategis Garap Proyek US$ 1,8 M

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjajaki mitra strategis untuk menggarap proyek bijih nikel di Halmahera, Maluku Utara hingga 2013. Perseroan telah menyelesaikan studi kelayakan pada proyek senilai US$ 1,8 miliar tersebut.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Flu Babi Merebak, Dolar AS Diburu

Dolar AS kembali diburu sebagai mata uang yang paling aman di tengah 'kekacauan' yang terjadi saat ini dengan merebaknya ancaman flu babi yang ditakutkan mewabah seperti SARS di tahun 2003.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Kena Imbas Flu Babi

Wall Street juga memberi reaksi negatif atas merebaknya flu babi. Para investor kini sedang menghitung seberapa jauh dampak flu yang kini sudah menelan 100 korban lebih di Meksiko itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

NISP Perketat Kredit Hanya 3,1%

Penyaluran kredit Bank OCBC NISP yang hanya tumbuh sekitar 3,1% sebagai dampak krisis ekonomi global yang mulai dirasakan oleh sektor riil pada kuartal pertama 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Monday, 27 April 2009

REKOM TRADER " RUMOR SAHAM PROFIT HARI INI "

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 27 April 2009

HARGA saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berpotensi menguat ke level Rp 375 dalam waktu dekat ini. Selain proyeksi penurunan BI rate, kata sumber Investor Daily, peluncuran hunian elit baru juga akan menjadi momentum kenaikan harga SMRA.

REKOM TRADING ANALISA SAHAM YANG BISA DI KOLEKSI HARI INI

Cermati ADRO, LTLS, TRIO, INDF, TRIM, BLTA, GZCO

Harga saham sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia hari ini setidaknya akan terpengaruh aksi korporasi, kondisi keuangan maupun berita-berita seputar perusahaan seperti ADRO, LTLS, TRIO, FPNI, MEDC, INDF, TRIM, BLTA dan GZCO.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ANALISA IHSG

Analisa


Arah Investasi Sepekan: IHSG Respons Kinerja Emiten, Harga SUN Turun

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini akan merespons laporan keuangan emiten kuartal I-2009 dan pergerakan rupiah. Sedangkan rata-rata harga surat utang negara (SUN) diperkirakan turun 30-40 basis poin (bps). Penurunan harga terutama akan terjadi pada SUN tenor pendek.

Awal Pekan, Investor Saham Menahan Diri

Investor pasar saham masih akan menahan aksinya dan cenderung melakukan aksi wait and see. Hal ini membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak di kisaran 1.570-1.610.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Investor Saham Menunggu Inflasi, Fed dan Koalisi Politik

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di awal pekan ini diprediksi mulai konsolidasi. Ada beberapa kejadian yang membuat pelaku pasar memilih untuk wait and see dulu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.


Inflasi Rendah Berpotensi Angkat Indeks Saham

Pemodal diperkirakan mengantisipasi pengumuman inflasi pada perdagangan pekan terakhir April yang diekspektasikan di level rendah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

Goldman Jual ADRO Minimal Rp1.200/saham

Konsorsium Goldman Sachs, Farallon, Citi, dan konglomerat Robert Kuok berencana menjual 17% saham atau 5,44 miliar saham perusahaan tambang batu bara PT Adaro Energy Tbk pada harga minimal Rp1.200 per saham.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

5 Emiten Akan Emisi Obligasi Rp6,5 Triliun

Sebanyak lima korporasi telah mendaftarkan rencananya untuk menerbitkan surat utang bernilai total Rp6,5 triliun pada semester I/2009 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

FPNI Siapkan Capex Rp33 Miliar

PT Titan Kimia Nusantara Tbk mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp33 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TRIO Raih Kredit US$23 Juta

PT Trikomsel Oke Tbk mendapat kredit US$23 juta dari PT ANZ Panin Bank untuk mengembangkan kegiatan usaha seperti pembiayaan telepon genggam.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rasio NPL Melandai

Indikator rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) diyakini melandai pada semester II setelah mencapai puncak pada kuartal I, seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Depkeu Turunkan Setoran Bea Cukai, Tarif CPO 0% Kurangi Bea Keluar

Terkatung-katungnya revisi kebijakan pembebasan bea keluar atas minyak sawit mentah (CPO) membuat Departemen Keuangan untuk menurunkan target penerimaan bea dan cukai sebesar Rp7,54 triliun atau 10% dari target APBN 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Naikkan Utilisasi Pabrik, FPNI Siapkan Capex Rp 32 M

PT Titan Kimia Nusantara Tbk (FPNI) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai US$ 3 juta atau setara Rp 32 miliar tahun 2009. Dana digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 450 ribu metrik ton (MT) dibanding tahun lalu 240 ribu MT.

Rupiah Tunggu Data Makroekonomi

Rupiah diperdagangan awal pekan ini, masih memiliki potensi untuk mengalami penguatan. Penguatan ini disokong oleh data makroekonomi yang akan diumumkan akhir pekan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

RUPS TMPO Hari Ini Akan Rombak Komisaris

PT Tempo Inti Media Tbk hari ini, Senin (27/4) akan menggelar rapat umum pemegang saham dengan salah satu agendanya untuk merubah susunan komisaris perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TRIO Dapat Pinjaman US$ 23 Juta dari ANZ

PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) memperoleh pinjaman dari PT ANZ Panin Bank (ANZ) sebesar US$ 23 juta atau sekitar Rp 250 miliar. Pinjaman itu diberikan untuk periode satu tahun, namun dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan persetujuan kedua pihak.

Jajaki Pinjaman Dan Obligasi, BYAN-White Energy Investasi Rp 740 Miliar

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menggandeng White Energy Company, perusahaan energi asal Australia, untuk membangun pabrik peningkatan mutu batubara bersih di Kaltim. Nilai investasinya mencapai US$ 68 juta atau sekitar Rp 740 miliar.

Rupiah Konsolidasi Dulu

Rupiah masih punya tenaga untuk penguatan di jangka pendek. Namun di awal pekan ini kemungkinan investor akan melakukan konsolidasi dulu untuk 'bekal' perjalanan di pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BEI Tunda Aktivasi Kapasitas 1 Juta Order

Bursa Efek Indonesia (BEI) menunda aktivasi penambahan kapasitas pesanan (order) menjadi 1 juta order per hari lantaran hasil ujicoba pada Sabtu (25/4/2009) dinilai belum memuaskan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

PGAS Kirim 6 Opsi ke Bapepam?

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berupaya keras menyelesaikan laporan keuangan 2008. Dalam surat ke Bapepam-LK tercantum 6 opsi mulai terbaik dan terburuk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Penjualan LPCK Naik 79%

PT Lippo Cikarang Tbk selama 2008 mencatat penjualan lahan industri, komersial, dan residensial sebanyak Rp314 miliar atau mengalami kenaikan 79% bila dibandingkan dengan yang terjadi tahun sebelumnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Friday, 24 April 2009

REKOMENDASI TRADER

Hmmm
MIRA kemaren berhasil menembus di harga 720..
selamat cuan teman2x...
saham mira di perkirakan akan meneruskan kenaikkan nya dalam bulan ini ke 800...

BUY BISI
Buy BISI di harga 1580 - 1600
Saham BISI akan di bawa oleh sejumlah investor, dan untuk kenaikkan di perkirakan ke harga 1700..

BUY BRPT
Buy BRPT di harga 570 -590
Saham BRPT masih akan mengalami kenaikkan , dalam bulan ini BRPT ke harga 700

REKOMENDASI ETRADING

Saham ADHI Berpotensi di Rp 425?

SEjumlah broker pun dikabarkan tengah siap-siap melakukan akumulasi terhadap saham tersebut dan menggiringnya hingga ke level 425. Selain itu, percepatan realisasi stimulus ekonomi di bidang infrastruktur juga akan berdampak positif terhadap kinerja perseroan ke depan.

ANALISA IHSG

Analisa

Risiko Sistem Error, IHSG Bisa Tertekan

Perdagangan saham akhir pekan diprediksi akan tertekan. Selain kondisi pasar global yang sedang disergap aksi pelemahan, invesor juga akan berhitung risiko jika sistem transaksi BEI error lagi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Pemodal Tunggu Kepastian Sistem BEI

Pemodal pada perdagangan hari ini akan cenderung menahan dananya dari luar konter bursa, menyusul kerusakan sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada dua sesi perdagangan kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Gejolak Politik Terus Tekan Bursa

Bubarnya koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar masih diyakini sebagai pemicu melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia di tengah terjadinya penguatan indeks bursa Asia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

Pemegang Obligasi FREN Mungkin Tunjuk Mandiri

Pemegang obligasi PT Mobile-8 Telecom Tbk kemungkinan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penasihat keuangan yang akan membantu menganalisis laporan keuangan operator telepon itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BMRI Tangani Pencarian Dana SMGR

PT Semen Gresik Tbk menunjuk Bank Mandiri dan PT Mandiri Sekuritas untuk membantu pencarian dana hingga Rp6 triliun bagi BUMN persemenan itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

'Izin Sarijaya Jangan Dicabut'

Nasabah PT Sarijaya Permana Sekuritas korban penyelewengan dana nasabah oleh komisaris utama meminta otoritas bursa tidak mencabut keanggotaan bursa Sarijaya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

RUIS Bidik Kontrak US$700 Juta

PT Radiant Utama Intrinsco Tbk membidik kontrak senilai US$600 juta-US$700 juta atau setara Rp6,54 triliun-Rp7,63 triliun untuk penyediaan jasa penyimpanan dan produksi migas.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TCID Bagi Dividen

PT Mandom Indonesia Tbk meningkatkan dividen dari sebesar Rp280 pada 2007 menjadi sebesar Rp300 per saham kepada investornya tahun ini dengan total sebesar Rp60,32 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

MAYA Rights Issue Rp500 Miliar

Mayapada Group akan menyuntikkan dana Rp500 miliar kepada PT Bank Mayapada International Tbk pada semester II/2009 melalui penawaran saham terbatas (rights issue) untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Krisis Global Usai Medio 2010

Pertumbuhan ekonomi di Asia akan mengalami perbaikan berarti setelah perekonomian di Amerika Serikat dan global membaik pada pertengahan 2010.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BEI Tambah Kapasitas Order

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambah kapasitas kemampuan menerima order menjadi 1 juta per hari untuk mengantisipasi terulangnya gangguan sistem perdagangan di lantai bursa seperti Kamis siang kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.


Saham ADHI Berpotensi di Rp 425?

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dikabarkan tengah mendapat kontrak baru. Diperkirakan saham ADHI berpotensi terangkat ke level Rp 425 per saham dalam waktu dekat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Pendapatan Membaik Angkat Bursa AS

Bursa AS naik menyusul pendapatan sejumlah perusahaan yang lebih baik dari estimasi termasuk Marriott International Inc, ConocoPhillips, dan EBay Inc meski penjualan rumah turun dan tingginya klaim pengangguran.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Dow Jones Stoxx 600 Index Eropa Turun 0,5%

Bursa Eropa turun untuk pertama kali dalam 3 hari menyusul kerugian Akzo Nobel NV dan Logitech International SA yang di luar prediksi meski pendapatan Credit Suisse Group AG lebih baik dari estimasi analis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Mandiri Sekuritas Siapkan "Online Trading"

Untuk memperkuat bisnisnya, Mandiri Sekuritas berniat mengembangkan sistem online trading yang ditargetkan beroperasi awal semester II tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Pembiayaan ADMF Naik 21%

Anak usaha PT Bank Danamon Tbk (BDMN) Adira Finance mencatat pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor meningkat sebesar 21% YoY mencapai Rp 16,6 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Menkeu Minta BEI Bangun Sistem IT yang Baik

Menkeu meminta otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk lebih menjaga dan membangun sistem IT yang lebih baik, sehingga gangguan teknis tidak lagi terjadi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Ragu-ragu Menunggu Hasil 'Stress Test'

Wall Street bergerak dengan ragu-ragu sebelum akhirnya ditutup menguat tipis. Investor kini tengah menunggu hasil 'stress test' atas 19 bank besar AS yang diperkirakan hasilnya tidak terlalu baik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

FASW Rugi Rp59,13 Miliar

PT Fajar Surya Wisesa Tbk membukukan rugi bersih Rp59,13 miliar pada kuartal I/2009 dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun lalu senilai Rp87,36 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kerugian Valas Bayangi Prospek PGAS

Faktor rugi kurs yang menekan kinerja perusahaan telekomunikasi sepanjang tahun ini, diperkirakan mendera kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk karena besarnya utang berdenominasi asing.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Thursday, 23 April 2009

REKOMENDASI TRADER

APA YAH YANG HARUS DI BELI JIKA INDEKS TIDAK MENENTU SEPERTI INI...???

BUY MIRA antara harga ( 630-650 )
Mira di prediksi akan tembus di harga 700 dalam waktu dekat, dan akan melanjutkan ke harga 850.. hmmm.
kenapa musti mira?? karena saham mira dari kemaren dikoleksi oleh bnyak securities dan sampai sekarang akan lebih bnyak lagi securities atau broker yang akan mengoleksi mira dalam jumlah besar.. jika anda punya saham mira simpan untuk investasi.. tidak akan ada ruginya.

ANALISA IHSG

Analisa

Pasar Saham Cermati Retaknya Duet SBY-JK

Panasnya suhu politik dengan retaknya koalisi Demokrat dan Golkar membuat pelaku pasar khawatir. Investor berharap koalisi keduanya berlanjut meski nantinya SBY dalam pemerintahan ke depan tidak lagi bersama Kalla.

Koreksi Indeks Berlanjut

Pemodal pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan kembali aksi jual saham, di tengah berkembangnya ketidakpastian investor terkait dengan kondisi perekonomian global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

Penjualan CTRA Capai Rp360 Miliar

Penjualan rumah PT Ciputra Development Tbk pada kuartal I/2009 diperkirakan mencapai Rp360 miliar, naik dari perolehan tahun lalu Rp281,27 miliar menyusul peluncuran proyek rumah baru di Kalimantan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Modal Asing Sokong Rupiah

Kurs rupiah menguat terkerek spekulasi aksi pembelian investor terhadap sejumlah aset dari negara berkembang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Timah Hitam Berpotensi Naik

Timah hitam menjadi primadona baru sampai dengan bulan ini dan diperkirakan menyentuh US$2.200 per ton pada akhir tahun ini yang merupakan harga tertinggi sejak Agustus tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BLTA Bagi Deviden Rp 20,8 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)PT Berlian Laju Tanker Tbk(BLTA) menyetujui perseroan membagikan deviden sebesar Rp 20,8 miliar kepada pemegang saham.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

SULI Raup Rp146 Miliar

PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk memperoleh dana Rp146,02 miliar dari waran yang telah dikonversi menjadi saham sebanyak 146,02 juta. Dana yang diperoleh digunakan untuk tambahan modal kerja.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BLTA Incar Kontrak 56 Kapal

PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mengincar kontrak 56 kapal PT Pertamina yang akan habis masa kontraknya pada 2009-2010.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Modal Asing Sokong Rupiah

Kurs rupiah menguat terkerek spekulasi aksi pembelian investor terhadap sejumlah aset dari negara berkembang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pembiayaan BFIN Melonjak

Pendapatan pembiayaan konsumen PT BFI Finance Indonesia Tbk melonjak 54% pada 2008 dibandingkan dengan 2007 seiring dengan peningkatan pendapatan pada semester I tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Depresiasi Kurs Gerus Laba Operator Seluler

Depresiasi rupiah terhadap dolar AS diperkirakan menggerus kinerja operator telekomunikasi pada kuartal I/2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks Kembali Tergelincir, Duet Yudhoyono-Kalla Bubar, Suhu Politik Memanas

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 13,6 poin (0,84%) ke level 1.615,23, setelah suhu politik memanas menjelang pemilihan presiden.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Direktur Keuangan Freddie Mac Tewas Diduga Bunuh Diri

Kasus bunuh diri pejabat eksekutif kembali terjadi. Kali Direktur Keuangan Freddie Mac (perusahaan pembiayaan rumah AS), David Kellermann ditemukan tewas, dan diduga akibat bunuh diri.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Dow Jones dan S&P Drop Lagi

Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali merosot, setelah Morgan Stanley mengumumkan kinerja yang mengecewakan sekaligus memunculkan lagi kekhawatiran akan sektor perbankan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Bursa Efek di Eropa Terbantu Electrolux

Indeks saham di Eropa menguat didorong pernyataan Electrolux AB bahwa ada isyarat awal berakhirnya pelemahan di pasar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Sektor Keuangan Ganjal Wall Street

Indeks di Wall Street ditutup menurun untuk kedua kali pekan ini yang tertekan melemahnya sektor keuangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

APEX Incar Laba Bersih US$50 Juta

PT Apexindo Pratama Duta Tbk menargetkan dapat meraup laba bersih US$50 juta atau setara dengan Rp540 miliar dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi US$150 juta atau setara Rp1,62 triliun pada tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Batal Rights Issue

PT Bakrie & Brothers Tbk membatalkan rencana emisi obligasi tukar dan penerbitan saham baru senilai Rp4,26 triliun untuk menguasai kembali saham anak perusahaan di luar PT Bumi Resources Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TRST Selektif Berinvestasi

Krisis keuangan global membuat PT Trias Sentosa Tbk realisitis dan berhati-hati mengembangkan investasi baru, kendati sudah banyak penawaran yang masuk menyusul membaiknya kinerja perseroan 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Ancora Jajaki Beli 2 Perusahaan

Ancora Capital Management (Asia) Ltd-pemegang saham PT Ancora Resources Tbk-akan mengakuisisi dua perusahaan untuk memperkuat lini bisnisnya di bidang energi, yaitu PT Prakarsa Betung Meruo Senami Jambi dan PT Indojaya Sukaraja.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Penjualan CTRA Capai Rp360 Miliar

Penjualan rumah PT Ciputra Development Tbk pada kuartal I/2009 diperkirakan mencapai Rp360 miliar, naik dari perolehan tahun lalu Rp281,27 miliar menyusul peluncuran proyek rumah baru di Kalimantan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Wednesday, 22 April 2009

REKOMENDASI TRADER

Arah pergerakan bursa selanjutnya menunggu arah bursa luar dengan kisaran pergerakan harian 1.600-1.650 .

Dengan pilihan saham:
BTEL, TRUB, ENRG, dan INDF.

Dari 4 saham yang saya rekomendasi, yang akan di mainkan one day trading:
TRUB, ENRG.

ANALISA IHSG

Analisa

IHSG Ikuti Irama Bursa Regional

Koreksi saham masih mungkin terjadi, namun IHSG juga akan mengikuti irama bursa saham regional yang menentukan pergerakannya. Saham-sahan unggulan masih dalam posisi jenuh beli.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Erdikha: Waspadai Profit Taking Lanjutan

Akhirnya indeks terkoreksi setelah beberapa hari rally. Koreksi yang terjadi kami lihat wajar dikarenakan aksi profit taking.

Pemodal Cermati Saham Grup Bakrie

Tekanan koreksi pada hari ini diperkirakan masih menggelayuti pasar, yang mendorong pemodal mentransaksikan saham-saham berlikuiditas tinggi seperti saham Grup Bakrie.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

Efisiensi Angkat Laba SMGR 10%

Laba bersih PT Semen Gresik Tbk pada triwulan I/2009 tumbuh 10% menjadi Rp566,43 miliar dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp514,94 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba Bersih PTBA Bakal Naik 100%?

Laba bersih kuartal I 2009 PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 100% atau dua kali lipat, dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

CAR BDMN Kian Kuat

Posisi rasio kecukupan modal (CAR) Bank Danamon kian kuat seiring respons positif pelaku pasar terhadap rights issue IV yang mencatatkan kelebihan permintaan 87 kali.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Koreksi Harga Komoditas Tekan Indeks

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin akhirnya melemah 2% (33 poin) menjadi 1.628,85, mengikuti kekhawatiran ekspektasi kenaikan bursa saham yang terlalu tinggi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ADHI Raih Kontrak Rp474,6 Miliar

PT Adhi Karya Tbk meraih kontrak pembangunan dua proyek senilai total Rp474,6 miliar. Proyek yang dikerjakan itu adalah pemasangan fasilitas di Bandara Kuala Namu Medan dan gedung Kuningan City.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BMRI Batasi Linkage Program

PT Bank Mandiri Tbk mengerem pemberian kredit melalui linkage program kepada bank perkreditan rakyat (BPR), kecuali kepada lembaga keuangan mikro yang memiliki manajemen dan tata kelola bagus.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Inflasi April diprediksi stabil

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan memproyeksikan angka inflasi pada April tahun ini tidak akan berbeda jauh dari angka inflasi pada Maret 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kenaikan Harga Mobil Ubah Segmentasi Pasar

Kenaikan harga jual mobil hingga 25% sepanjang tahun ini mengubah segmentasi pasar mobil nasional ditandai dengan membesarnya pasar di kelas B-Mav (multi activity vehicle) menjadi 32% sehingga menyebabkan terkikisnya segmen lain.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Rupiah Kembali Tertekan Korporasi

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (22/4) diperkirakan bergerak cenderung melemah. Hal ini dipicu munculnya tekanan atas tingginya permintaan dolar AS menjelang akhir bulan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Kerugian Krisis Finansial Lebih dari US$ 4 Triliun

IMF memperkirakan kerugian akibat krisis finansial global mencapai lebih dari US$ 4 triliun. Kerugian itu berasal dari hapus buku dan kredit macet dari institusi-institusi finansial dari berbagai belahan dunia.

Waspadai Aksi ‘Goreng’ Tiga Saham

Otoritas bursa kembali memantau perdagangan dan harga tidak wajar tiga emiten. Investor pun diminta mencermati saham ini karena bisa jadi ada informasi yang belum terungkap ke publik. Mungkinkah akibat aksi ‘goreng-menggoreng’ saham?

Saham Bank Meriahkan Wall Street

Pernyataan Menkeu AS Timothy Geithner membawa sedikit ketenangan di pasar. Saham-saham di Wall Street rebound, yang dipimpin oleh saham-saham perbankan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

ANTM Percepat Optimasi Pabrik FeNi III

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mempercepat pelaksanaan optimasi pabrik FeNi III yang semula dijadwalkan pada Juli 2009 menjadi ke pertengahan Mei 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Krisis AS Pukul Mata Uang Asia

Sejumlah mata uang di Asia melemah pada perdagangan kemarin, dipimpin rupiah dan won, tertekan berlanjutnya kerugian kredit perbankan di Amerika Serikat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

HITS Siap Bayar Obligasi US$24 Juta

PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk siap membayar utang US$24 juta pada akhir tahun ini melalui optimalisasi kontrak.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Harus Transparan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta PT Bakrie & Brothers Tbk dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk untuk melakukan keterbukaan informasi kedua kepada publik terkait dengan revisi laporan keuangan tahun lalu yang direvisi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ENRG Tetap Ingin Jual Kangean

PT Energi Mega Persada Tbk tetap mempertimbangkan opsi divestasi Blok Kangean atau blok minyak dan gas lainnya sepanjang harganya cukup untuk melunasi utang dan mengakuisisi blok baru.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.