Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Monday, 31 January 2011

ULASAN TA ( FS )

Top Buy Recommendation
BJBR (1180) - Buy On Weakness , Stop Loss : 1080 , Target Price : 1270

BJBR (1180) – BUY On Weakness
Stop Loss : 1080, Target Price : 1270
BJBR sudah diberikan sinyal Beli oleh MACD. BJBR pun terlihat Rebound pada level
Support penting di 1130 meskipun dengan sedikit Bear’s Trap. Expert Says : Investor
dapat mengambil Aksi Beli di harga rendah dengan target terdekat 1270. Mengingat
kemungkinan besar IHSG terkoreksi, silahkan melakukan Bargain Hunting.

WHAT MOVE MARKET TODAY ?

What Move the market?

Alert! Serious Turbulence Ahead for IHSG, Investors Hunt Less Risky Asset

NEWS HIGHLIGHTS

Bumi Resources : Buyback Obligasi Konversi US$ 300 Juta

Bank Sumut : IPO Lepas 20% Saham

Bumi Resource Mineral : Lunasi Utang 1,342 Triliun Rupiah

TECHNICAL HIGHLIGHTS

BJBR (1180) - Buy On Weakness

What Move the Market?

Alert! Serious Turbulence Ahead for IHSG, Investors Hunt Less Risky Asset

Pasar saham US melemah tajam dan mencatat penurunan terbesar dalam 1 hari semenjak bulan November, setelah polemik di Mesir yang mengkhawatirkan dan laporan GDP yang di bawah ekspektasi, Dow -1.39%, Nasdaq -2.48%. Polemik di Mesir juga membuat investor khawatir akan supply minyak selama beberapa hari ke depan, WTI Crude Oil +3.70 US$/barrel ke level 89.34US$/barrel. Investor yang panik juga melarikan uang mereka ke US$, US$ index naik 0.5% pada hari perdagangan terakhir. Kecemasan pelaku pasar terlihat dari tingginya VIX Index (19.86), indeks volatilitas yang sering disebut “Fear Index”, tertinggi semenjak Desember 2010.

Harga minyak yang melonjak tinggi, seharusnya menjadi sentiment positif bagi beberapa emiten sektor energi dan pertambangan IHSG. Namun situasi regional yang kurang kondusif, ditambah ekspektasi inflasi yang tinggi untuk bulan Januari (akan dirilis Selasa, 1 Febuari 2011) tampaknya akan membawa IHSG kembali dalam masa bearish. Kami melihat koreksi di pasar saham kali ini cukup mencemaskan, karena disertai dengan kenaikan instrument save haven seperti US$ dan emas. Hal ini berarti investor mulai melarikan uang mereka dari asset berisiko tinggi (risky asset – saham) ke asset yang berisiko lebih kecil. Investor sebaiknya berhati-hati dan tidak terlalu agresif pada hari ini. Jaga modal anda, karena setiap penurunan adalah kesempatan untuk memperoleh saham yang bagus di harga yang murah.

Beberapa saham sudah tampak sangat murah dan menarik, seperti BJBR (PBV 2.33x, ROE 26.8%), SMGR (PER 11.5x, ROE 31.4%), dan ITMG (PER 12x, ROE 34.6%). Namun, tetap akan lebih bijak apabila investor tidak berusaha menangkap pisau jatuh dan menunggu hingga koreksi melunak.

Bumi Resources (BUMI, 2875)

Buyback Obligasi Konversi US$ 300 Juta

Anak usaha Bumi Resources, Enercoal Resources telah membeli kembali obligasi konversi sebesar US$300 juta. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 2016 dan menawarkan kupon 5%. Pembayaran obligasi konversi ini merupakan salah satu upaya [erseroan untuk mengurangi beban utang. –Investor Daily

Bank Sumut (Not Listed)

IPO Lepas 20% Saham

PT Bank Sumut berencana menawarkan 20% saham baru melalui IPO pada 2012 untuk memperkuat permodalan perusahaan. Saat ini perseroan masih focus pada rencana penerbitan obligasi tahun ini sebesar Rp 1 triliun untuk menambah ruang ekspansi kredit. Penerbitan obligasi ini paling lambat semester II/2011. –Bisnis

Bumi Resource Mineral (BRMS, 650)

Lunasi Utang 1,342 Triliun Rupiah

PT Bumi Resources Minerals telah membayar utang senilai Rp 1,341 triliun ke salah satu kreditornya, Bright Ventures. Perseroan menggunakan dana hasil initial public offering (IPO) untuk pelunasan utang itu. Hingga 31 Desember 2010, perseroan telah menggunakan dana hasil IPO senilai 1,359 triliun rupiah dari total dana IPO sebesar 2,067 triliun rupiah. isa dana sebesar 618,188 miliar rupiah telah disimpan dalam bentuk deposito di enam bank nasional, yakni Bank BII 100 miliar rupiah, BRI Syariah 200 miliar rupiah, Danamon 100 miliar rupiah, CIMB Niaga 75 miliar rupiah, Mandiri 100 miliar rupiah, dan Mega 43,188 miliar rupiah. –Koran Jakarta

Friday, 28 January 2011

REKOEMENDASI TRADER by: andre mahardika

IHSG
secara teknikal IHSG masih akan mengalami kenaikan tipis di kisaran 3520 - 3527..
saran hari ini ada profit taking jangan mengambil saham dulu.. jika anda ingin membeli saham wait and see.. pergerakan ihsg sesi 1 akan di buka positif dan kemungkinan sesi 2 di tutup negatif...

ULASAN TA ( FS )

Top Buy Recommendation

GZCO (415) - Buy On Weakness , Stop Loss : 380 , Target Price : 435

GZCO (415) – BUY On Weakness ( beli di saat harga turun )
Stop Loss : 380, Target Price : 435
GZCO terindikasi naik setelah positif membentuk pola Symmetrical Triangle. Stochastic
Oscillator sudah memberikan sinyal Buy dan masih di bawah level 50. Expert Says :
Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target 435. Mengingat Candlestick
Marubozu terbentuk selama tiga hari berturut – turut, Investor sebaiknya membeli di
harga rendah.

What Move the market?

What Move the market?

Another Flat Day Abroad, IHSG Poised for Profit Taking

NEWS HIGHLIGHTS

Aneka Tambang : Ambil Alih Tambang Batubara

Bank Kesawan : QNB Kuasai 69,59% saham

Bank Bukopin : HMETD Dilepas Rp560

Ancora Resources : Rights Issue untuk Akuisisi

TECHNICAL HIGHLIGHTS

GZCO (415) - Buy On Weakness

What Move the Market?

Another Flat Day Abroad, IHSG Poised for Profit Taking

Bursa US kembali ditutup flat, kenaikan pada jumlah orang yang meminta jaminan pengangguran (Unemployment Benefit) dan Earning Surprise pada beberapa emiten besar menimbulkan ketidakpastian pada pelaku pasar. Dow +0.04%, S&P 500 +0.22%. Harga minyak mentah makin melemah, dan ditutup pada level 85.2 US$/barrel.

Dampak kenaikan harga komoditas yang pesat selama 1 tahun terakhir mulai berdampak pada Earning raksasa Consumer Goods dunia, seperti P&G. Saham P&G turun terbesar di antara komponen Dow 30, menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas yang tidak terkendali mengikis profit margin mereka.

Bursa Regional Asia dibuka dengan sedikit pelemahan, Nikkei -0.25%, STI -0.03%, Kospi -0.13%. Aksi profit taking tampaknya akan menjadi tema IHSG pada hari ini. Perhatikan saham ANTM, setelah perusahaan tersebut mengambil alih tambang batubara di Jambi. Tambang batubara ini memiliki kapasitas produksi sebesar 200 ribu ton, dengan cadangan batubara sebesar 8.25 juta ton. Tambang ini diakuisisi senilai Rp 92.5 miliar, memiliki CV sebesar 5300-5500 kcal/kg.

Bank Kesawan (BKSW, 690)

QNB Kuasai 69,59% saham

Qatar National Bank (QNB) menguasai 69,59% saham PT Bank Kesawan melalui penawaran saham terbatas. Jumlah ini turun dari rencana QNB yang semula berniat menguasai 82,41% saham Bank Kesawan. Sedangkan kepemilikan PT Adhi Tirta Mustika yang semula sebesar 51,23% turun menjadi 9,01%. Sisanya dimiliki oleh insitusi lain serta publik sebesar 21,4%. Bosowa Corporation Group telah memutuskan untuk mempertahankan kepemilihan saham pada level 15%-20%. Perseroan meraup dana senilai Rp733,81 miliar dari rights issue sehingga rasio kecukupan modalnya melonjak menjadi 61,91%. -Bisnis

Bank Bukopin (BBKP, 620)

HMETD Dilepas Rp560

Tiga Pemilik saham PT Bank Bukopin melepas 1,19 miliar hak memesan efek terlebih dahulu dengan harga Rp560 atau Rp 40 lebih tinggi dari harga yang telah ditetapkan. Rights issue akan dilaksanakan pada Februari mendatang dengan rasio HMETD (old:new) 3:1. Perseroan diperkirakan akan meraup dana sekitar Rp1,06 triliun apabila seluruh saham dijual pada harga yang ditetapkan yaitu, Rp520. Sementara itu, diprediksi perseroan meraih laba bersih sekitar Rp463,36 miliar pada tahun lalu atau meningkat 28% dari tahun 2009. –Bisnis

Aneka Tambang (ANTM, 2300)

Ambil Alih Tambang Batubara

PT Aneka Tambang mengambil alih tambang batubara Sarolangun yang memiliki kapasitas produksi sekitar 200 ribu ton dengan cadangan batubara sebanyak 8.25 juta ton. Nilai akuisisi tambang tersebut sebesar Rp 92.5 miliar. Saat ini perseroan juga tengan menjajaki akuisisi tambang emas baru senilai US$ 15-20 juta. Dana akuisisi berasal dari anggaran investasi perseroan tahun ini sebesar p 3 triliun. –Investor Daily

Ancora Resources (OKAS, 310)

Rights Issue untuk Akuisisi

PT Ancora Indonesia Resources berencana menerbitkan saham baru dengan HMETD pada pertengahan tahun ini. Perseroan membutuhkan dana untuk membiayai akuisisi tambang batu bara. Perseroan berencana untuk menambah cadangan batu bara lewat akuisisi perusahaan tambang yang sudah berproduksi dan membangun pabrik baru untuk bisnis petrokimia miliknya. Rencananya perseroan akan mengakuisisi sekitar 51-58% saham PT Raja Kutai Baru Makmur (RKBM) yang telah memproduksi batu bara hingga 75 ribu, atau mencapai 450 ribu ton hingga akhir tahun lalu. –Koran Jakarta

Thursday, 27 January 2011

MEMO

Sebelumnya saya meminta maaf karena adanya pengguna lain yang masuk ke dalam blog saya..
sehingga saya menjadi kesulitan dalam peng - update an data2 saham dan merekomendasi saham setiap hari nya.. semoga hal ini tidak terulang..
SALAM CUAN > menciptakan portofolio PLUS

REKOMENDASI TRADER By : ANdre mahardika

IHSG
Secara teknikal IHSG hari ini masih arah naik dengan target 3570 - 3620..
dan jika ingin melakukan buy dapat dilakukan pada sesi 1 : saran saya masuk di sector perbankan karena sudah mengalami golden cross , saham bank yang masih akan naik adalah BJBR dng target 1270..
dan untuk saham lainya ONE DAY: AKRA ( buy 1440 - 1450 ), sell dengan target 1520..

ANALISA TEKNIKAL FS

Top Buy Recommendation

UNVR (14250) - Buy , Stop Loss : 13750 , Target Price : 15200
SGRO (2900) - Trading Buy , Stop Loss : 2775 , Target Price : 3050



UNVR (14250) – BUY
Stop Loss : 13750, Target Price : 15200
UNVR membentuk Candlestick perlawanan dan mengindikasikan Bottom. Hal ini
diperkuat dengan Stochastic Oscillator yang memasuki area Oversold dan memberikan
sinyal Beli. Terjadi gap antara level 15000 sampai 15200 dimana gap ini menjadi target
price terdekat. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target 15200.


SGRO (2900) – Trading BUY
Stop Loss : 2775, Target Price : 3050
Candlestick yang terbentuk pada SGRO adalah Candlestick pola Reversal yaitu Complex
Bullish Harami. Stochastic Oscillator sudah memberikan sinyal Beli di area Oversold.
SGRO telah menembus Support dari Up Trendline namun kami melihat ada potensi
Pullback yang dapat dimanfaatkan Investor. Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi
Beli dengan target 3050.

WHO move the MARKET

What Move the market?

IHSG to Continue Its Rebound Today, Garuda Seems Unattractive

NEWS HIGHLIGHTS

Bank Rakyat Indonesia : Laba Tembus Rp 8.3 Triliun

Garuda Indonesia : Investor Lokal Peroleh Porsi 80%

AKR Corporindo : Jual Saham di Sorini Agro

TECHNICAL HIGHLIGHTS

UNVR (14250) - Buy

SGRO (2900) - Trading Buy

What Move the Market?

IHSG to Continue Its Rebound Today, Garuda Seems Unattractive

Penguatan tipis dari indeks-indeks di US membawa mereka berada sedikit di bawah level psikologisnya. Dow +0.07% dan ditutup di level 11.985 sedangkan S&P 500 +0.42% ke level 1.297. Pelaku pasar di US tengah mencermati earning season yang mulai terlihat di US, banyak perusahaan telah mengeluarkan earning Q4 2010 mereka. Selain itu, data penjualan rumah baru juga menguat ke level tertinggi semenjak tahun 2008, mengembalikan optimism masyarakat akan pemulihan krisis subprime mortgage.

Bursa Regional Asia dibuka menguat pada hari ini, Nikkei +0.65%, Kospi +0.28%, STI +1.25%. Penguatan harga komoditas dan earning yang baik dari beberapa emiten menyokong kenaikan bursa-bursa tersebut hari ini. IHSG diperkirakan masih dapat menguat pada hari ini, sentimen positif regional dan aksi bargain hunting dari investor seharusnya masih menyisakan bahan bakar yang cukup untuk kenaikan hari ini.

Garuda Indonesia menetapkan harga IPO sebesar Rp 750 per saham. Harga tersebut merupakan batas bawah dari kisaran harga yang diberikan pemerintah. Harga tersebut mewakili PER 32.41x, sedikit lebih tinggi di atas industri (32x), dengan PBV di sekitar 6.1x. Investor sebaiknya berhati-hati karena meskipun harga ini merupakan floor dari kisaran harga yg diberikan pemerintah, namun kami menilai harga ini tetap kurang menarik dari sisi valuasi. Defisit pada RE, utang yang masih terhitung besar, dan margin yang tipis tampaknya membuat banyak investor tidak menaruh minat besar pada saham ini.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI, 5300)

Laba Tembus Rp 8.3 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia memproyeksikan laba bersih perseroan mencapai Rp 8.3 triliun pada 2010. Nilai tersebut meningkat 15% dibandingkan tahun lalu. Angka tersebut murni berasal dari pendapatan operasional selama satu tahun. Laba yang diperoleh ini lebih kecil dari perolehan laba Bank Mandiri yang diproyeksikan sebesar Rp 8.5 triliun. –Investor Daily

Garuda Indonesia (Not Listed)

Investor Lokal Peroleh Porsi 80%

IPO PT Garuda Indonesia memberikan porsi bagi investor domestik hingga 80% lantaran permintaan yang cukup tinggi dari pemilik modal dalam negeri. Di sisi lain, dana perolehan IPO maskapai ditargetkan sebesar Rp4,75 triliun. Dana itu berasal dari penjualan 6,27 miliar saham yang mencakup 4,4 miliar saham milik Garuda dan 1,9 miliar saham milik PT Bank Mandiri. Dalam aksi korporasi itu, Garuda memperoleh dana sebesar Rp3,3 triliun dan Bank Mandiri meraup dana sebesar Rp1,4 triliun. Permintaan berlebih atas saham Garuda mencapai 1,3 kali untuk harga Rp750 per saham. -Bisnis

AKR Corporindo (AKRA, 1460)

Jual Saham di Sorini Agro

PT AKR Corporindo telah mendapatkan restu pemegang saham untuk melepas kepemilikan saham perusahaan di PT Sorini Agro Asia Corporindo senilai Rp2,2 triliun. Dana divestasi Sorini akan digunakan perseroan untuk mengembangkan bisnis distribusi bahan bakar, batu bara, dan logistik. -Bisnis


Monday, 17 January 2011

WHAT MOVE MARKET

What Move the market?

Optimism Taking Place on Financial Sectors, IHSG Enjoy the Breeze of Economic Recovery

NEWS HIGHLIGHTS

Borneo Energy : Bayar Utang Rp 2.5 Triliun

Bank Mandiri : Berpotensi Raih Rp 2 Triliun dari IPO Garuda

TECHNICAL HIGHLIGHTS

INTP (15150) - BUY

LSIP (12350) - BUY

What Move the Market?

Optimism Taking Place on Financial Sectors, IHSG Enjoy the Breeze of Economic Recovery

Bursa US ditutup menguat, Dow +0.47%, Nasdaq +0.73. Penguatan saham-saham di US dipimpin oleh sektor perbankan setelah JP Morgan melaporkan kenaikan 47% pada earning Q4. Kenaikan tersebut meningkatkan optimisme masyarakat akan earning mayoritas bank-bank besar yang akan dirilis pada minggu ini. Harga minyak tetap bertahan pada level 91.39 US$/barrel, setelah terkoreksi 0.16% akibat aksi profit taking. Sementara itu, mata uang Euro terus melemah terhadap USD, setelah investor berspekulasi bahwa krisis di Eropa akan terus berlanjut. Hal tersebut muncul untuk menyikapi pemotongan rating utang Yunani menjadi Junk Bond pada minggu lalu.

Penguatan US$ juga membawa pelemahan terhadap Yen Jepang, sehingga memberikan sentimen positif bagi perekonomian negera tersebut. Bursa regional dibuka menguat, Nikkei +0.39%, STI +0.21%, Kospi +0.44%. IHSG diperkirakan dapat menguat pada hari ini, setelah penurunan yang terjadi selama seminggu terakhir memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan bargain hunting. Imbas dari pemulihan ekonomi di dunia, dilaporkan bahwa 1 dari 6 perusahaan besar di Eropa memiliki peluang untuk melebarkan sayapnya ke emerging market pada tahun 2011 ini. Fenomena tersebut sudah mulai tampak di Indonesia, dengan corporate action antara PT Bumi Resources dengan Vallar Inc pada akhir 2010 lalu dan Cargill dengan Sorini Agro Asia Corporindo.

Borneo Lumbung Energi (BORN, 1770)

Bayar Utang Rp 2.5 Triliun

PT Borneo Lumbung Energi membayar utang Rp 2.5 triliun dengan menggunakan dana hasil IPO. Borneo melepas 4.4 miliar saham dan berhasil meraup dana Rp 5.1 triliun. Perseroan telah membayar utang Rp 600 miliar kepada PT Sinarmas Sekuritas yang tekah jatuh tempo pada 17 Desember 2010. –Investor Daily

Bank Mandiri (BMRI, 5750)

Raih Rp 2 Triliun dari IPO Garuda

PT Bank Mandiri diprediksi meraup Rp 1.5 triliun – Rp 2.1 triliun dari hasil pelepasan 7.5% saham baru PT Garuda Indonesia. Bank Mandiri memiliki sekitar 1.9 miliar lembar saham di Garuda dan rencananya Garuda akan IPO dengan kisaran harga Rp 750 – Rp 1.100. –Investor Daily

Top Buy Recommendation ( FS )

INTP (15150) - BUY Stop Loss : 14500, Target Price : 16000
LSIP (12350) - BUY Stop Loss : 12000, Target Price : 12900


INTP (15150) – BUY
Stop Loss : 14500, Target Price : 16000
INTP terlihat berada pada level Bottom – nya. Stochastic Oscillator berada di area Oversold dan terlihat
memberikan sinyal Buy. Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi Beli dengan target harga 16000.


LSIP (12350) – BUY
Stop Loss : 12000, Target Price : 12900
LSIP berada dalam kondisi Rebound setelah berhasil Retrace di level 11500. Volume mulai terlihat
meningkat sedikit namun cukup berarti. Candlestick membentuk pola Bullish Engulfing yang kami yakin
tetap signifikan sekalipun lokasinya kurang valid. Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi Beli dengan
target 12900 sampai 13000.

Thursday, 13 January 2011

ULASAN TA ( FS )

Top Buy Recommendation

AKRA (1630) - Buy , Stop Loss : 1500 , Target Price : 1730
UNTR (22400) - Buy , Stop Loss : 21000 , Target Price : 23750
INCO (4650) - Buy , Stop Loss : 4475 , Target Price : 4800

AKRA (1630) – BUY
Stop Loss : 1500, Target Price : 1730
AKRA berpotensi rebound setelah sedikit menembus Support dari Uptrend Channel –
nya. Selama beberapa bulan terakhir, AKRA terlihat sangat mengikuti sinyal yang
diberikan oleh Stochastic Oscillator dan saat ini, Stochastic sudah menunjukkan sinyal
Beli. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target 1730. Mulai terlihat
tanda – tanda perlemahan Uptrend namun saat ini, AKRA masih memberikan peluang
untuk Trading jangka pendek.


UNTR (22400) – BUY
Stop Loss : 21000, Target Price : 23750
UNTR membentuk pola Candlestick Bullish Harami yang merupakan pola Reversal.
Stochastic baru memasuki level Oversold namun mulai terlihat sinyal – sinyal Beli.
Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi Beli dengan target di 23750. Penurunan di
bawah 22000 perlu diwaspadai.


INCO (4650) – BUY
Stop Loss : 4475, Target Price : 4800
INCO mulai terlihat Rebound di Support dari Downtrend Channel sebelumnya.
Stochastic Oscillator terindikasi akan melakukan Bullish Crossover di sekitar area
Oversold walau belum memasuki area tersebut. Expert Says : Investor dapat melakukan
Aksi Beli dengan target di 4800.

WHAT MOVE ( FS )

What Move the market?

Soaring Oil on Investor’s Confidence, Garuda Set the IPO Price Around Rp 750-1.100,-

NEWS HIGHLIGHTS

Bakrieland Development : Siap Lepas 75% Saham Bakrie Toll

Adhi Karya : Raih Kontrak EPC Rp 902 Miliar

Garuda Indonesia : Berpotensi Raup Rp 10.23 Triliun

TECHNICAL HIGHLIGHTS

AKRA (1630) - Buy

UNTR (22400) - Buy

INCO (4650) - Buy

Today’s Corporate Action

MTBO : IPO PT Martina Berto Rp 740 per saham

What Move the Market?

Soaring Oil on Investor’s Confidence, Garuda Set the IPO Price Around Rp 750-1.100,-

Bursa US kembali menguat, Dow +0.58%, S&P 500 +0.69%, setelah kekhawatiran mengenai permasalahan utang di Eropa mulai berkurang. Kabar bahwa Portugal telah meminjam $ 1.6 milyar dalam bentuk utang jangka panjang, dinilai sangat baik bagi investor dan dirasa akan mampu membantu nafas Portugal dalam mengelola utang-utangnya di kemudian hari. Saham-saham perbankan memimpin kenaikan indeks-indeks di US, dengan tingginya harapan bahwa sektor tersebut akan mampu menghasilkan deviden yang tinggi untuk tahun 2011, setelah tahun yang cukup baik di 2010. Federal Reserve juga mengeluarkan laporan yang cukup baik dengan menyatakan bahwa masyarakat dan perusahaan bekerja sama cukup baik dalam membantu perekonomian US. Consumer Spending dan Job Hiring pada Q4 2010 tampaknya akan berhasil membawa output perekonomian yang cukup baik.

Sementara itu, harga minyak kembali naik dengan sangat signifikan, WTI Crude Oil kembali meningkat sampai level 92.16 US$/barrel sebelum kembali terkoreksi ke level 91.7 US$/barrel. Kenaikan tersebut dipicu laporan pemerintah US yang memprediksikan turunnya level persediaan minyak US jauh di bawah perkiraan. Saham-saham berbasis komoditas masih dapat menjadi perhatian pada hari ini, sektor batubara tampaknya akan kembali menjadi primadona disamping perbankan. Perhatikan saham-saham seperti BORN, PTBA, BMRI, dan BBCA yang selama beberapa terakhir telah mengalami koreksi cukup dalam.

Berita mengejutkan datang dari maskapai kelas atas Indonesia, Mandala Airlines yang menghentikan penerbangannya pada hari ini guna melakukan restrukturisasi keuangan perusahaan. Berita tersebut keluar bersamaan dengan pengumuman harga IPO PT Garuda Indonesia, maskapai penerbangan berbasis BUMN di Indonesia. Sementara itu saham PT Garuda Indonesia akan dilepas pada kisaran Rp 750 – 1.100, dan melepas sekitar 36.48% sahamnya ke publik. Diharapkan Garuda akan dapat mengumpulkan dana sebesar 4-5 triliun rupiah, dan akan mulai diperdagangkan di bursa pada tanggal 11 February 2011.

Bakrieland Development (ELTY, 144)

Siap Lepas 75% Saham Bakrie Toll

PT Bakrieland Development menjajaki pelepasan saham anak usahanya PT Bakrie Toll Road hingga 75% atau lebih besar dari target semula 49%. Pelepasan saham tersebut akan menempuh mekanisme penawaran umum perdana dan penawaran terbatas. Rencananya IPO akan digelar pada semester II-2011 dengan target perolehan dana Rp 1 triliun. –Investor Daily

Adhi Karya (ADHI, 840)

Raih Kontrak EPC Rp 902 Miliar

PT Adhi Karya meraih kontrak senilai Rp 902.77 miliar. Perseroan akan mengerjakan proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi di tiga perusahaan PLN. Tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp 9.72 triliun. Selain itu, perseroan juga tengah mengincar dua proyek EPC PLTU senilai Rp 1.6 triliun. –Investor Daily

Garuda Indonesia (Not Listed)

Berpotensi Raup Rp 10.23 Triliun

PT Garuda Indonesia dapat meraup dana sebesar Rp 6.97 triliun hingga Rp 10.23 triliun dalam penawaran public perdana. Dalam aksi ini perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 9.36 miliar saham dengan harga Rp 750 – Rp 1.100 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 36.48% dari total saham yang dicatatkan. Masa penawaran akan dilangsungkan pada tanggal 2,4 dan 7 Pebruari dan akan listing pada 11 Pebruari 2011. -Bisnis

Wednesday, 12 January 2011

ULASAN TA ( FS )

Top Buy Recommendation

BBRI (4800) - Buy On Weakness , Stop Loss : 4500 , Target Price : 5000
JSMR (3100) - Trading Buy , Stop Loss : 3000 , Target Price : 3300
WIKA (600) - Trading Buy , Stop Loss : 560 , Target Price : 670



BBRI (4800) – BUY On Weakness
Stop Loss : 4500, Target Price : 5000
BBRI sedang berada dalam Downtrend sejak pertengahan November 2010. BBRI
berpeluang mengulang kembali Rebound tiap kali menyentuh Lower Band dari Bollinger
Band. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target 5000. Silahkan
beli di harga yang rendah.

JSMR (3100) – Trading BUY
Stop Loss : 3000, Target Price : 3300
JSMR berpeluang Rebound setelah menyentuh Lower Band dari Bollinger Band.
Candlestick yang terbentuk pun berpotensi menjadi pola Reversal bernama Inverted
Hammer. Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi Beli dengan target di 3300.
Silahkan melakukan Trading dalam jangka pendek.


WIKA (600) – Trading BUY
Stop Loss : 560, Target Price : 670
WIKA membentuk Downtrend Channel sejak awal Oktober 2010. Stochastic Oscillator
sudah memberikan sinyal Beli. Expert Says : Investor dapat melakukan Aksi Beli dengan
target di 670. Silahkan mencoba untuk membeli di harga rendah atau di bawah level
600.

WHAT MARKET ( FS )

What Move the market?

Higher Expectation on Oil for 2011, IHSG Set to Rebound for Today

NEWS HIGHLIGHTS

Jasa Marga : Tambah Pinjaman Menjadi Rp 4.5 T

Bank Jabar Banten : Tawarkan Kupon Obligasi 7.44 – 9.45%

Megapolitan Development : Segera Beraliansi dengan Investor Tiongkok

Ciputra Development : Jajaki Pinjaman Bank Rp 500 Miliar

Garuda Indonesia : Harga IPO di Kisaran Rp 1000

TECHNICAL HIGHLIGHTS

BBRI (4800) - Buy On Weakness

JSMR (3100) - Trading Buy

WIKA (600) - Trading Buy

Today’s Corporate Action

EMDE : IPO PT Megapolitan Development Rp 250 per saham

What Move the Market?

Higher Expectation on Oil for 2011, IHSG Set to Rebound for Today

Earning yang lebih besar dari ekspektasi oleh beberapa emiten membawa Indeks-indeks saham di US mengalami kenaikan, Dow +0.3%, Nasdaq +0.33%, S&P 500 +0.37%. Sears Holding Corp. dan Tiffany & Co menaikkan estimasi profit mereka untuk tahun 2011, membawa keyakinan dan kepercayaan pelaku pasar akan sektor consumer goods di Amerika. Bursa Eropa juga mengalami kenaikan setelah Jepang mengikuti China untuk tetap membeli obligasi yang dikeluarkan negara-negara Eropa. Komitmen Jepang dan China akan membantu menekan Yield Bonds tersebut dan mengurangi tekanan hutang pada negara-negara seperti Irlandia dan Portugal.

Harga minyak kembali menguat ke level 91.11 US$/Barrel, setelah penutupan pipa Trans-Alaska masih berlanjut dan penurunan US$. Energy Information Administration meningkatkan prediksi untuk harga minyak pada tahun 2011 ini. EIA memprediksikan harga minyak akan berada pada rata-rata 92US$/barrel dalam Q1 2011 dan 93US$/barrel pada sepanjang tahun 2011.

Bursa Regional menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Nikkei +0.51%, STI +0.06%, Kospi +0.01%. Investor asing kembali membukukan aksi jual pada IHSG, mencatatkan Net Foreign Sell sebesar 4.476 triliun selama 4 hari perdagangan terakhir. Aksi jual tersebut disinyalir merupakan upaya investor asing untuk melakukan rebalancing portfolionya ke tenor yg lebih pendek, sehingga memilih untuk masuk dalam SBI jangka pendek di tengah kondisi yang kurang menentu ini. Tercatat bahwa kepemilikan asing terhadap SBI meningkat sejak awal tahun ini.

Jasa Marga (JSMR, 3100)

Tambah Pinjaman Menjadi Rp 4.5 T

PT Jasa Marga akan menambah nilai pinjaman menjadi Rp 4.5 triliun dari rencna semula sekitar Rp 3.1 triliun. Perseroan tengah mengkaji penawaran dari BCA dan CIMB Niaga. Sebelumnya perseroan telah mendapatkan pinjaman sindikasi dari Bank Mandiri, BRI dan BNI sebesar Rp 7 triliun. –Investor Daily

Bank Jabar Banten (BJBR, 1200)

Tawarkan Kupon Obligasi 7.44 – 9.45%

PT Bank Jabar Banten akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun dengan kupon di kisaran 7.44 – 9.45%. Perseroan akan menerbitkan obligasi dalam tiga seri dengan tenor masing – masing tiga, lima dan tujuh tahun. Obligasi tersebut mendapat peringkat AA- dari Pefindo. –Investor Daily

Megapolitan Development (EMDE, Listing Today)

Segera Beraliansi dengan Investor Tiongkok

PT Megapolitan Development tengah menjajaki mitra strategis dari Tiongkok untuk mengembangkan proyek kota mandiri di Bogor. Penandatanganan nota kesepahaman akan dilakukan setelah pencatatan saham perdana perseroan hari ini. Saat ini perseroan memiliki land bank seluas 370 hektar di tiga wilayah strategis. Perseroan melepas 850 juta saham ke public dan akan meraup dana Rp 212.5 miliar dari IPO ini. –Investor Daily

Ciputra Development (CTRA, 315)

Jajaki Pinjaman Bank Rp 500 Miliar

PT Ciputra Development berencana menarik pinjaman bank sedikitnya senilai Rp 500 miliar untuk memenuhi kebutuhan belanja modal 2011 yang mencapai Rp 2 triliun. Rencananya capex tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek Ciputra World Jakarta. Saat ini posisi kas internal perusahaan berkisar Rp 1.5 triliun. –Bisnis

Garuda Indonesia (Not Listed)

Harga IPO di Kisaran Rp 1000

Kementerian BUMN berharap harga IPO PT Garuda Indonesia akan terbentuk di kisaran Rp 1.000 per saham. Harga final akan ditentukan oleh underwritter dan perusahaan. Porsi saham yang akan dilepas sebesar 30%, termasuk 10.31% saham milik Bank Mandiri. Selanjutnya perseroan juga berencana melepas 10% saham tambahan di tahap kedua. -Bisnis