Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Wednesday, 30 March 2011

IHSG turun ( HRUM vs HEXA )

IHSG
Secara teknikal IHSG masih berpotensi koreksi tipis.. namun koreksi hari ini di perkirakan masih akan mengalami tekanan panic selling saham blue chip sehingga besar kemungkinan IHSG turun di kisaran 3575 - 3590..  namun selama koreksi ini tidak dibawah 3560 saya masih merekomendasi bahwa IHSG masih aman dengan target kenaikan dapat mencapai 3700.. karena jika di lihat dari MACD dan DMI Ihsg masih cukup kuat tertahan di atas 3560 dan akan memulai pembalikan naik kembali apabila turun menyentuh 3575..

 



Top Buy Recommendation  
HEXA (5950)    BUY      Stop Loss < 5750  Target Price +/- 6200
HRUM (8600)   BUY      Stop Loss < 8450  Target Price +/- 9000


HEXA (5950) – Buy  
Stop Loss < 5750, Target Price +/- 6200
HEXA berpeluang Rebound dan membentuk pola Double Bottom. Stochastic Oscillator
sudah memasuki area Oversold yang kedua kalinya. HEXA membentuk pola Candlestick
yang menyerupai Hammer.  Expert Says :  Investor dapat mengambil Aksi Beli  dengan
target harga di +/- 6200.



HRUM (8600) – BUY
Stop Loss < 8450, Target Price +/- 9000
HRUM berada dalam Support di 8500. HRUM membentuk Candlestick Doji di  Bottom
dan Support sehingga kami melihat  hal ini sebagai Doji yang menunjukkan potensi
Reversal. Stochastic Oscillator berada di bawah level 50.  Expert  Says :  Investor dapat
mengambil Aksi Beli dengan target harga di +/- 9000. 







What Move the market?
US Stocks Advance, Oil Ends Near $105
NEWS HIGHLIGHTS
Wijaya Karya : Teken Kontrak US$ 175 Juta
Dynaplast : Go Private, Tawarkan Harga Rp 4500
Davomas Abadi : Diakuisisi Uniflora
TECHNICAL HIGHLIGHTS
HEXA (5950) - BUY
HRUM (8600) - BUY
FY10 RESULT HIGHLIGHTS
JSMR : Jasa Marga
WINS : Wintermar Offshore
GDYR : Good Year
TOTL : Total Bangun Persada
GZCO : Gozco Plantations
SMAR : Sinar Mas Agro
What Move the Market?
US Stocks Advance, Oil Ends Near $105
Downgrade rating utang Portugal dan Yunani oleh S&P diabaikan oleh investor. Dow Jones +0,67% ke 12.279, S&P500 +0,71% ke 1.319, Nasdaq +0,96% ke 2.757. Kenaikan dipimpin oleh saham sektor konsumer dan energi dengan nilai perdagangan yang sangat kecil. Bursa Saham Eropa ditutup mixed dengan sentimen spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga. FTSE100 +0,47% ke 5.932, DAX -0,06% ke 6.934, CAC40 +0,27% ke 3.987. Harga minyak mentah kembali rebound mendekati level $105 per barel akibat turunnya indikator tingkat kepercayaan konsumen di US serta kondisi Libya.
Indeks Saham di Jakarta kembali mengalami penurunan untuk hari ke dua akibat aksi bargain hunting di menit-menit akhir perdagangan. Indeks turun 11,34 poin ke 3.591. Pergerakan indeks dipimpin oleh saham-saham berkapitalisasi besar. ASII -3,9%, BMRI +3,2%, BUMI +2,3%, UNVR -2,8%, TLKM -1,4%, UNTR -2,5%, SMGR -3,3%. Ditengah koreksi, saham produsen poliester Indorama (+17,9%) mendapatkan perhatian khusus setelah kelompok Indorama berencana untukmenghabiskan sekitar US $ 5 milyar untuk investasi di Indonesia dan Davomas (+12,7%), produsen kakao bubuk  setelah pesaing Uniflora memutuskan untuk membeli saham pengendali.
Hari ini pasar saham masih cenderung akan sepi akibat minimnya sentimen. Nilai transaksi kemungkinan masih tipis akibat investor masih enggan melakukan pembelian saham. Kami sarankan pembelian untuk beberapa saham yang sudah mengalami koreksi sudah mulai bisa dilakukan, misalnya ITMG. Beberapa saham lapis kedua yang sudah mengalami peningkatan volume transaksi juga bisa dilirik oleh investor untuk trading. Untuk saham lapis kedua, kami melihat CMNP memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan beberapa waktu ke depan.

Adaro Energy (ADRO, 2275)
Wijaya Karya (WIKA, 660)
Teken Kontrak US$ 175 Juta
PT Adaro Energy menandatangani kontrak pengadaan overburden crushing and conveying system senilai US$ 175 juta dengan PT Wijaya Karya dan FLS Smidth Spokane Inc. Proyek tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi Adaro. Tahun ini Adaro mengalokasikan capex US$ 625 juta atau sekitar Rp 5.62 triliun. –Investor Daily

Dynaplast (DYNA, 3500)
Go Private, Tawarkan Harga Rp 4500
PT Dynaplast akan menawarkan harga penawaran saham premium sebesar Rp 4500 per lembar terkait dengan rencana perseroan untuk go private pada bulan depan. Harga tersebut 41.5% lebih tinggi jika dibandingkan dengan hasil penilaian harga wajar saham sebesar Rp 3181 per lembar. Rencana ini akan diputuskan pada RUPS-LB pada 27 April mendatang. -Bisnis

Davomas Abadi (DAVO, 80)
Diakuisisi Uniflora
PT Uniflora Prima menyepakati perjanjian jual beli saham dengan lima penjual untuk mengakuisisi 51.86% saham PT Davomas Abadi produsen bubuk kakao dan lemak kakao. Perjanjian tersebut senilai US$ 77 juta atau setara dengan Rp 108 per saham. Dengan akuisisi ini, maka Uniflora melakukan transaksi backdoor listing di bursa saham Indonesia. -Bisnis

No comments: